Peserta di Kota Bandung Masih Banyak yang Menunggak Bayar Iuran BPJS

BPJS Kesehatan Menunggak

Masih banyak peserta yang tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar iuran peserta setiap bulannya, terutama untuk peserta yang tinggal di Kota Bandung, tercatat bahwa ada sekitar 160.000 orang menunggak bayar iuran (per 10 Agustus 2016). Peserta yang menunggak bayar iuran mayoritas adalah warga yang kurang mampu yang menjadi peserta mandiri untuk kelas III.

Total tersebut adalah 40% dari total peserta Mandiri di Bandung yaitu sebanyak 400 ribu orang. Adapun Jumlah keseluruhan peserta BPJS Kesehatan Kota Bandung sudah hampir mencapai 3 juta orang. Jumlah penunggak di kota Bandung termasuk yang paling kecil jika dibandingkan dengan jumlah penunggak di daerah lain di Jawa Barat.

Penyebab masih banyak peserta yang menunggak bayar iuran karena mereka belum mengerti mengenai aturan – aturan yang harus diikuti, bahwa mereka memiliki kewajiban untuk membayar iuran peserta secara rutin tiap bulan sesuai dengan kelas yang di pilih, ada  kelas 1 dengan iuran Rp 80 ribu , kelas 2 dengan iuran Rp 51 Ribu dan, kelas 3 dengan iuran Rp25.500

Kepesertaan Mandiri lebih rentan telat bayar iuran (menunggak) dibandingkan dengan kepesertaan yang iurannya ditanggung perusahaan. Karena butuh kesadaran dan tanggung jawab untuk disiplin membayar iuran setiap bulan yang sudah menjadi kewajiban masing – masing peserta mandiri. Apalagi sekarang pembayaran iuran semakin mudah, bisa dibayar melalui ritel – ritel.

Kepala Unit Pemasaran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Bandung Dini Lazuardi menyatakan, saat ini sudah tercatat hampir 4.000 perusahaan di Kota Bandung mendaftarkan pegawai mereka sebagai peserta BPJS. Tersisa sekitar 1.260 perusahaan yang belum mendaftar.

“Mayoritas dari 1.260 perusahaan itu adalah usaha kecil dengan jumlah pegawai dua atau empat orang saja. Tak lebih dari 100 perusahaan yang memiliki 50 pekerja. Namun, bukan berarti kami puas dengan capaian ini. Kami terus melakukan sosialisasi secara proaktif,” tutur Dini.

Ia mengungkapkan, salah satu terobosan yang dilakukan kantornya adalah menggandeng Pemkot Bandung untuk mempercepat penambahan jumlah kepesertaan. Dengan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) misalnya, dijalin kesepakatan menjadikan kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari prasyarat penerbitan izin. {rewrite : PikiranPost.com}

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply