Tanda – Tanda Ketika Akan Melahirkan

Kami ucapkan selamat kepada anda yang telah memasuki usia kehamilan tua, tetap jaga kesehatan persiapkan diri anda untuk proses persalinan. Kami doakan semoga proses persalinan anda berjalan dengan normal dan lancar, agar persalinan anda mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS maka silahkan daftar terlebih dahulu sebelu mendekati hari kelahiran, karena keanggotaan BPJS akan aktif pada hari ke 14 setelah melakukan pembayaran pertama.

Mungkin anda saat ini hanya tingga menunggu waktu saja, salah satu untuk melancarkan proses melahirkan adalah jalan kaki pagi . Mendekati hari kelahiran anda jangan sampai cemas atau stress karena itu dapat menggangu proses persalinan anda nantinya, buatlah diri anda rilex dan siapkan fisik anda, karena itu poin yang penting terutama bagi anda yang baru pertama kali melahirkan.

Disini kita akan membahas mengenai tanda – tanda akan melahirkan, seperti apa tanda – tanda nya. Ketika anda mengetahui tanda ingin melahirkan maka anda harus yakin dengan diri sendiri, siapkan tenaga, mental dan pikiran untuk menghadapi proses persalinan besok. Kebanyakan ibu hamil melahirkan antara usia kehamilan pada minggu ke 39 – 41.

Baca Juga : Biaya Persalinan di Tanggung BPJS

Namun karena lama kehamilan setiap orang berbeda-beda, maka banyak bayi yang dilahirkan pada salah satu minggu tersebut tanpa menunjukkan tanda-tanda prematur atau lahir terlambat.

Tanda - Tanda Akan Melahirkan

Tanda – Tanda Akan Melahirkan

Pada bulan-bulan akhir kehamilan, tubuh anda memproduksi progesteron yang bertujuan melunakkan jaringan di sekitar cervix (leher rahim menghubungkan uterus dan vagina) dan pelvis (panggul) untuk persiapan proses melahirkan. Melahirkan di mulai saat kontraksi rahim mulai meregangkan jaringan di sekirar cervix. 

Bagian Selangkangan Terasa Nyeri

Sebagai salah satu tanda – tanda akan melahirkan yaitu bagian selangkangan akan terasa nyeri, tapi tidak perlu khawatir karena ini akibat posisi kepala janin sudah turun ke daerah rangka tulang pelvis. Turunnya bayi ke bawah menyebabkan kandung kemih anda tertekan, sehingga ibu hamil jadi lebih sering buang air kecil. Anda juga merasakan sakit pada perut, mulas, sering buang air besar, dan buang angin.

Panggul dan Tulang Belakang Terasa Sakit

Begitu juga bagian panggil dan tulang belakang, terjadinya pergerangan dan pergeseran janin membuat bagian tersebut terasa sakit. Sakitnya melebihi bagian selangkangan, tapi tidak apa – apa mayoritas ibu hamil akan merasakan ini.

Keluarnya Lendir Kental Bercampur Darah

Keluarnya darah dan mucus (gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim), cairan yang berwarna merah muda. Menjadi salah satu tanda bahwa anda akan segera melahirkan. Mucus keluar karena Saat persalinan dimulai dan cervix mulai membuka, gumpalan mucus tadi terhalau. Pada saat bersamaan, membran yang mengelilingi bayi anda dan cairan amniotik agak memisah dari dinding rahim.

Terjadi Kontraksi

Adalah tidak biasa bisa suatu persalinan diawali dengan kontraksi yang kuat. Mulanya, kontraksi tersasa seperti sakit pada punggung bawah, yang berangsur-angsur bergeser ke bagian bawah perut. Beberapa menggambarkannya mirip dengan mulas saat haid. Saat mulas bergerak kebagian perut dengan tangan dapat anda rasakan bagian perut tersebut mengeras. Kejangnya mirip kontraksi Braxton Hicks (kontraksi palsu), namur terasa teratur, semakin seiring dengan kemajuan proses persalinan. Rahim tersusun oleh otot-otot longitudinal involuntary, yaitu otot-otot yang tak dapat anda kontrol sesuka hati. Selama proses melahirkan, otot-otot tersebut semakin menebal dan memendek seiring dengan setiap kontraksi, dan saat itu juga otot-otot itu berangsur-angsur berhenti menipis, atau menghapus cervix. Proses ini berlanjut hingga pembukaan cervix menjadi penuh, ukuran lebarnya antara 8-10 cm. Dewasa ini besarnya bukaan tidak lagi diukur dengan jari. Lima jari berarti bukaan penuh.

Tahap awal dilatasi dari 1-4 cm berlangsung paling lama. Kontraksi perlahan dan muncul setiap 15-20 menit, lalu berangsur menguat dan semakin sering sehingga menjadi setiap tiga hingga lima menit, yang membuat anda merasa tak nyaman. Bila air ketuban anda belum pecah, lebih baik mendatangi rumah sakit begitu kontraksi terasa setiap 10 menit. Begitu dilatasi servix mencapai 4 hingga 5 cm, kontraksi akan terasa semakin cepat hingga seperti muncul bergelombang. Untuk mengatasinya ambillah nafas pendek-pendek namun cepat, dan waktu untuk menarik nafas diantaranya akan terasa sangat singkat. Bisa dikatakan inilah masa terberat melahirkan, yang bisa membuat anda ingin memperoleh obat penghilang nyeri.

Baca Juga : Tips Menyusui Bayi dengan Baik dan Benar

Pecahnya Air Ketuban

Pada beberapa kasus, membran masih utuh hingga akhir tahap pertama persalinan. Kemudian, desakan kontraksi dan tekanan kepala bayi anda pada mulut cervix menyebabkan pecahnya air ketuban.

Saat air ketuban mulai bocor, anda akan merasakan semburan air atau hanya rembesan, namun persitiwa sebenarnya pecahnya air ketuban tidak terasa, karena membran tidak memiliki syaraf. Tugasnya adalah menampung dua liter air amniotik steril, yang saat keluar sekaligus juga membersihkan jalur persalinan. Seiring dengan pecahnya membran, proses melahirkan akan berlangsung cepat. Kepala bayi akan berusaha keras menekan cervix, untuk membukanya dan merangsang pelepasalan prostaglanding untuk memacu kontraksi anda.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...
  1. Istri sya sudah memasuki usia kandungan 40minggu.saya tanya keklinik apa boleh langsung ke RS jika sudah ada tanda2 akan melahirkan karna di klinik tidak bisa melakukan proses persalinan.
    Di jawab: tidak bisa langsung ke RS harus keklinik dulu.
    Pertanyaan saya apa benar tidak bisa?

Leave a Reply