BPJS Kesehatan Minta Klinik Lebih Tanggap dalam Penanganan Demam Berdarah

Pasien DBD di Batam

Perubahan cauca kerap terjadi dibeberapa daerah, terutama di Batam. Hal ini memicu nyamuk cepat berkembang biak, sehingga berdampak pada munculnya penyakit Demam Berdara Dengue (DBD). Tampaknya banyak warga yang menjadi korban DBD. 

Kepada Faskes 1 maupun faskes lanjutan dimana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta BPJS yang menderita penyakit berbahaya ini. Peserta dapat langsung berobat ke Faskes rumah sakit jika memang mengalami kondisi gawat darurat.

 

“‎Harusnya kalau perawatan di Faskes tingkat pertama dulu, seperti Puskesmas dan klinik-klinik. Tapi kalau kasus emergency, bisa langsung ke rumah sakit. Masalah demam tinggi tersebut, harus dokter yang menentukan, apakah dalam kategori gawat darurat atau tidak,” keterangan dari Humas BPJS Kesehatan Batam, Irfan Rachmadi Tribun Batam, Senin (1/8/2016).

Untuk menentukan kondisi pasien dalam keadaan gawat darurat atau tidak bukanlah BPJS Kesehatan, melainkan dokter. Kondisi demam berbeda – beda, ada yang kondisinya masih normal diantara 38 derajat celsius ada juga yang sampai mengalami kejang – kejang, jika terjadi kejang-kejang bisa dikatakan darurat.

Apabila memang pasien mengalami penyakit DBD dalam keadaan gawat darurat, maka pasien tidak perlu meminta surat rujukan dari faskes 1 untuk pergi ke Rumah Sakit. Peserta bisa langsung dirawat dalam UGD tanpa harus membawa surat rujukan.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply