Bisakah Membayar Tagihan BPJS Separuh Dulu?

Tanya Jawab BPJS

Pertanyaan : Assalamualaikum saya ingin bertanya, apakah saya bisa membayar tagihan iuran bpjs yang telah lama tidak dibayar (nonaktif) dengan cara membayar separuhnya dulu? 

Pengirim :
Leni ([email protected])

Jawab :

Setiap peserta memiliki kewajiban untuk membayar iuran sesuai dengan kelas yang dipilih setiap bulan, jumlah tagihan bulanan yaitu iuran kelas dikali dengan jumlah anggota yang terdaftar. Apabila peserta telat membayar iuran maka status bpjs akan di nonaktifkan.

Untuk mengaktifkannya lagi peserta harus melunasi tunggakan iuran yang belum dibayar, peserta harus membayar seluruh tagihan yang dibebankan kepada peserta sehingga anda tidak bisa membayar tagihan separuh dulu. Jika anda sudah melunasi tagihan maka status bpjs akan diaktifkan kembali.

Dengan begitu anda sudah bisa lagi menggunakan kartu bpjs untuk berobat, pastikan anda mengikuti prosedur yang berlaku. Bawa kartu BPJS, KK dan KTP pada saat berobat, dan anda harus berobat ke faskes 1 terlebih dahulu. Kecuali jika dalam keadaan darurat maka anda bisa langsung ke rumah sakit rekanaan bpjs.

Terima Kasih

Kirim Pertanyaan seputar BPJS Kesehatan ke email [email protected]


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI

2 COMMENTS

  1. kalo seorang ibu mengalami keguguran anak ke 4, apakah bisa menggunakan fasilitas ASKES Ibu tersebut harus dirawatdi rumah sakit

  2. Benar BPJS sangat berguna bagi rakyat yg tak mampu…. seperti saya, saat saya sangat memerlukannya saya di tolong oleh BPJS, hanya saja ironis memang BPJS yg dibentuk untuk membantu rakyat menjadi beban saat penghasilan untuk hidup saja kurang apalagi untuk membayar iuran.
    dan niat kita untuk tetap membayar… tidak bisa karena “sistemnya harus bayar semua tagihan baru bisa digunakan”
    ” lho kalo gak diatur kacau dunk… orang seenaknya bayar ” benar… ada yg mampu bayar malah “ngakali” bpjs
    yg benar benar tidak mampu…. makin nangis… ironis…

    semoga kedepannya bisa lebih baik.
    dan tolong jangan lupakan tujuan anda “bpjs ” dibentuk-untuk menolong rakyat.
    defisit-ya di tutup negara dunk….di bayarkan negara, kan buat itu negara ada…
    defisit-naikkan iuran, jadi apa fungsi menolongnya di geser dengan komersil?
    saya yakin banyak orang orang “pintar ” di atas sana yg menjadi penjahat…. eh pejabat….yg bisa bantu ” mikir” solusi manusiawinya seperti apa.

    terlepas dari semua ironi, yg ada, keinginan untuk membenahi agar lebih baik…. mohon jangan hilangkan 1 faktor pentingnya…. manusiawi…. anda yg mengambil keputusan dan para penjahat…eeh salah lagi… pejabat. manusia juga kan.

    jadilah manusia saat anda memutuskan sesuatu yg menyangkut kepentingan manusai banyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.