Tidak Bayar Iuran BPJS Selama 2 Tahun

Kartu BPJS Telat 2 Tahun

Sebagai peserta BPJS memiliki kewajiban untuk membayar iuran peserta setiap bulannya sesuai dengan kelas yang dipilih, jika anda pilih kelas 1 maka anda harus iuran sebesar Rp80.000, jika anda pilih kelas 2 maka anda harus iuran sebesar Rp51.000 dan untuk kelas 3 hanya Rp25.500. Jika peserta tidak bayar iuran maka status kartu bpjsnya akan di hentikan sementara.

Untuk mengaktifkannya kembali maka peserta yang bersangkutan harus melunasi tunggakan yang belum dibayar, misal : anda terdaftar di kelas 2 maka iuran yang harus anda bayar setiap bulan sebesar Rp51.000, akan tetapi anda tidak membayar iuran hingga 6 bulan. Maka tagihan yang harus anda bayar adalah Rp51.000 di kali 6 bulan plus 1 bulan berjalan jadi total tagihannya Rp357.000

Lantas, bagaimana jika tidak bayar iuran BPJS selama 2 tahun?

Apakah ada kebijakan atau keringanan?

Jika peserta yang bersangkutan ingin mengaktifkan kembali kartu BPJS maka harus melunasi tunggakan iuran bpjs yang belum dibayar, tapi jika anda telat selama 2 tahun atau lebih, maka anda cukup bayar iuran 1 tahun + 1 bulan saja. Jika anda terdaftar di kelas 2 maka tagihan yang harus anda bayar untuk mengaktifkan kartu BPJS adalah sebesar Rp663.000.

Kartu BPJS Kesehatan akan kembali aktif setelah peserta yang bersangkutan melunasi tunggakannya, akan tetapi ketika peserta menggunakan layanan rawat inap sebelum 45 hari sejak diaktifkan kembali maka akan dikenakan biaya 2,5% dari total biaya inap di rumah sakit. Sisanya baru menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan.

Apabila anda tergolong tidak mampu maka kami sarankan untuk membuat kartu KIS (kartu indonesia sehat), dimana anda tidak dikenakan biaya iuran. Iuran anda akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah. Status kepesertaan peserta KIS-PBI berada di kelas 3 dan tidak bisa pindah kelas perawatan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


Tinggalkan Komentar