Kartu BPJS Palsu Beredar di Kabupaten Bandung

Waspada Kartu BPJS Palsu

Telah beredar kabar bahwa kini telah ditemukan kartu BPJS Palsu, ada seorang pasien yang berobat di salah satu rumah sakit yang ada di Bandung menggunakan layanan BPJS dan ternyata pada saat dilakukan verifikasi data kartu BPJS yang digunakan palsu. 

Pasien tersebut adalah Budiyanto (36) salah seorang warga dari Desa Kertajaya, dirinya ditolak ketika ingin berobat menggunakan kartu BPJS di RSUD Cibabat, karena kartu yang ia gunakan adalah kartu BPJS Palsu.

Sekilas tidak ada perbedaan antara kartu BPJS yang asli dengan yang palsu. Namun, sistem verifikasi tidak bisa membaca nomor dan barcode (kode batang) pada kartu BPJS Kesehatan yang palsu. Diduga kartu palsu telah beredar di 23 RW didesa Kertajaya, Setiap RW rata-rata mendaftarkan 10 orang jadi setidaknya ada sekitar 230 Warga yang memegang kartu palsu.

Kasus pemalsuan kartu BPJS ini sedang ditelusuri polisi dan kantor BPJS Cabang Cimahi. Dikabarkan bahwa warga dipunggut sejumlah uang sebesar Rp 100.000 dan warga dijanjikan akan mendapatkan pelayanan kesehatan hingga dua tahun tanpa harus membayar iuran peserta setiap bulan.

Kepala Departemen Komunikasi dan Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi mengimbau warga agar mendaftar BPJS hanya ke kantor BPJS Kesehatan atau melalui laman www.bpjs-kesehatan.go.id.  Besaran iuran JKN sama untuk seluruh Indonesia, Rp 25.500 untuk mendapat layanan di ruang perawatan kelas III, Rp 51.000 (kelas II), dan Rp 80.000 (kelas I).

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Comments are closed.