Bayar Iuran BPJS Dengan Cara Autodebet Rekening

bayar iuran bpjs secara autodebet

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh peserta BPJS untuk membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya, cara yang paling mudah agar tidak terjadi penunggakan adalah menggunakan sitem autodebet rekening.

Dengan menggunakan sistem autodebet rekening untuk bayar iuran BPJS Kesehatan maka peserta tidak perlu lagi pusing dan terlambat membayar iuran setiap bulan, karena secara otomatis iuran akan dibayar dengan langsung dipotong dari saldo tabungan.

Sistem autodebet ini sangat memudahkan peserta bpjs dalam membayar iuran setiap bulannya, khususnya bagi peserta BPJS Mandiri.

BPJS Kesehatan telah menjalin kerjasama dengan 3 bank untuk menerapkan sistem autodebet yaitu Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri. Jadi, peserta harus punya rekening di 3 bank tersebut.

Sistem autodebet dalam pembayaran iuran BPJS menjadi solusi dalam memberikan kemudahan terhadap peserta dalam melakukan pembayaran iuran. Untuk mengaktifkan sistem autodebet, peserta harus datang ke kantor cabang bank yang digunakan untuk mendaftarkan sistem autodebet.

Dengan mengaktifkan autodebet ini, maka peserta tidak perlu khawatir terlambat bayar iuran, karena sistem akan langsung menarik otomatis dari rekening peserta sesuai dengan total iuran yang harus dibayar.

Cara Daftar BPJS Mandiri

Sesuai dengan peraturan Presiden No.82 Tahun 2018, semua warga Indonesia harus mendaftarkan diri beserta keluarganya menjadi peserta BPJS Kesehatan paling lambar 1 Januari 2019.

Apabila belum mendaftar menjadi Peserta BPJS Kesehatan maka akan dikenakan sanksi yaitu tidak akan mendapatkan pelayanan publik seperti membuat SIM, membuat IMB, pengurusan sertifikat tanah, pembuatan Paspor, dan STNK.

Kewajiban mendaftar BPJS secara Mandiri berlaku bagi kelompok PBPU atau Bukan Pekerja dan termasuk bayi yang baru lahir. Bayi yang baru lahir paling lambat 28 hari sejak dilahirkan harus didaftarkan BPJS Kesehatan.

Untuk mendaftar menjadi Peserta BPJS Kesehatan Mandiri, maka yang bersangkutan bisa datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan didaerah masing-masing dengan membayar persyaratan sebagai berikut:

  1. Membawa fotokopi KTP.
  2. Membawa fotokopi kartu keluarga (KK).
  3. Membawa buku tabungan Bank Mandiri atau BNI
  4. Mengisi formulir pendaftaran

Selain melalui kantor BPJS, masyarakat yang belum daftar BPJS maka bisa melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Mobile JKN atau situs resmi BPJS Kesehatan.

Baca Disini: Cara Daftar BPJS Secara Online


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI

4 COMMENTS

  1. Saya nunggak BPJS kata nya bisa di cicil melalui BRI BNI mandiri tp ketika di tanya bank yg bersangkutan kebingungan …apa tidak ada konfirmasi ke bank2 tersebut ..

  2. Saya baru saja menyampaikan komplain ke Bpjs kesehatan skaligus ke Bank BRI ttg autodebet pembyrn premi. Tgl 15 April saya menguruskan autodebet utk kepesertaan 2 anak saya dh memasukkan berkas persyaratan lengkap. Dari petugas diberitahu ini dah bisa aktif tiap bln dah bisa autodebet. Setelah hmpir 3 bln lewat anak saya sakit tapi pas periksa katanya ada tunggakan 2bln hingga tdk aktif tdk bisa pake bpjs. Akhirnya saya tanya ke kantor bpjs dijwb tgl 2 mei berkas dah masuk ke bank dan ini wewenang bank knapa kok blm aktif..sayapun lgsg tanya ke BRI dilihat data dah ter entry tapi saldo bank blm terdebet..nah kalo gini siapa yg sebenarnya bermslh.. sistem yg mana yg blm jln saya trus berfikir kmarin2 saya byr lewat ATM perbln justru lancar ..knapa ini dan ternyata banyak peserta dg kasus serupa. Mungkin bisa ada penjelasan maaf atas kelancangan pertanyaan saya krn keingintahuan dan kekurangtahuan saya

  3. Saya peserta baru BPJS,dana yg harus d transfer pertama cuma 51k.apakah sya harus transfer 3 x buat 3 anggota keluarga saya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.