Belum Bayar Iuran Sampe Sekarang, Apa Kena Denda? Berapa Dendanya?

Belum Bayar Iuran BPJS Sampe Sekarang

Hak peserta BPJS adalah mendapatkan jaminan kesehatan ketika berobat di faskes dan Kewajiban peserta BPJS adalah membayar iuran setiap bulan. Tapi, ternyata masih banyak peserta yang tidak memenuhi kewajibannya yaitu belum bayar iuran sampe sekarang. Jika peserta bpjs menunggak maka status kartu bpjs akan di hentikan.

Kartu BPJS akan diaktifkan lagi setelah peserta melunasi tunggakan (iuran yang belum dibayar), ada yang bertanya ketika bayar tunggakan iuran apakah akan dikenakan denda dan berapa denda yang harus dibayar?

Sebelumnya kami pernah membahas peraturan baru mengenai denda bpjs telah di hapuskan diganti dengan denda rawat inap. Baiklah, pada intinya ketika nasabah menunggak iuran Rp306.000 maka yang harus dibayar tetap Rp306.000. Kalau dulu memang ada denda 2,5% dari tunggakan tapi sekarang sudah tidak ada.

Tapi denda yang ada adalah jika peserta telah melunasi tunggakan iuran dan ternyata menjalani rawat inap maka akan dikenakan denda rawat inap di rumah sakit tersebut. Denda berlaku ketika peserta rawat inap pada 45 hari sejak tunggakan di lunasi. Adapun penjelasannya silahkan baca di sini : Penjelasan denda rawat inap

Maka dari itu, agar dapat menggunakan kartu BPJS kesehatan sewaktu-waktu dan tidak di hantui dengan denda maka bayarlah iuran peserta tepat waktu yaitu paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Peserta membayar iuran sesuai dengan kelas kepesertaan yang dipilih.

Iuran Peserta BPJS Berdasarkan kelas :

  • Kelas 3 iurannya adalah Rp25.500
  • Kelas 2 iurannnya adalah Rp51.000
  • Kelas 1 iurannya adalah Rp80.000

Jika memang anda tidak mampu untuk bayar iuran maka anda dapat merubah status kepesertaan menjadi peserta PBI dimana iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah. Baca Selengkapnya: pindah dari peserta mandiri ke pbi.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


Tinggalkan Komentar