Prosedur Berobat Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan

prosedur berobat dengan bpjs

Semua peserta BPJS Kesehatan dapat menggunakan kartu BPJS untuk berobat fasilitas kesehatan yang tertera pada kartu peserta masing-masing atau bisa berobat langsung ke rumah sakit.

BPJS Kesehatan akan menanggung semua biaya berobat sampai pasien dinyatakan sembuh oleh Dokter. Hampir semua jenis penyakit akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Dari sekian banyak peserta BPJS yang telah terdaftar ternyata masih banyak yang bingung mengenai prosedur berobat, padahal prosedur yang berlaku sangat sederhana dan mudah difahami oleh semua orang.

Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai prosedur berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan agar berobat menjadi gratis alias ditanggung BPJS.

Untuk bisa berobat menggunakan BPJS maka anda wajib mendaftar menjadi peserta BPJS terlebih dahulu, silahkan daftar langsung ke kantor BPJS atau secara online. Pada saat pendaftaran pilih kelas sesuai dengan kemampuan iurannya.

Status BPJS Kesehatan akan aktif setelah peserta membayar iuran pertama dan 14 hari sejak pendaftaran. Peserta yang telah aktif akan mendapatkan kartu peserta yang dapat digunakan untuk berobat, pada kartu peserta tertera nama, nik, nomor peserta, dan faskes 1 yang digunakan.

Setelah memiliki kartu BPJS Kesehatan maka anda bisa berobat menggunakan BPJS Kesehatan, biaya berobat akan ditanggung BPJS Kesehatan jika peserta mengikuti prosedur yang berlaku.

Prosedur Berobat Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan

Ketika anda merasa kurang sehat dan ingin berobat maka bisa langsung berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas,klinik,dokter) yang tertulis pada kartu peserta anda.

Selanjutnya, anda akan menjadi pasien BPJS Kesehatan dan akan diperiksa secara medis di faskes 1. Jika keluhan anda tidak dapat ditangani di faskes maka anda akan dirujuk kerumah sakit.

Catatan: perlu diketahui bahwa peserta tidak diperkenankan untuk datang langsung kerumah sakit tanpa rujukan dari faskes 1, jika peserta datang ke rumah sakit tanpa rujukan anda akan dianggap sebagai pasien umum. Kecuali: dalam kondisi gawat darurat.

Bawa dokumen seperti ktp, kk, kartu peserta bpjs, saat mendatangi rumah sakit rujukan. Jika kartu bpjs anda hilang maka bisa menggunakan kartu bpjs eid, kartu eID bpjs sama berlakunya dengan kartu fisik.

Anda akan mendapatkan kelas perawatan sesuai dengan kelas peserta iuran yang dipilih pada saat mendaftar, dan akan mendapatkan perawatan sampai dinyatakan sembuh oleh dokter.

Khusus Bagi Pasien BPJS Gawat Darurat:

Jika anda atau keluarga anda yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS dan mengalami kondisi gawat darurat dan mengancam jiwanya maka BPJS Kesehatan memperbolehkan langsung datang ke IGD untuk segera mendapatkan pertolongan medis.

Pasien (atau yang mendampingi) harus menunjukkan kartu BPJS Kesehatan berupa fisik atau digital di aplikasi Mobile JKN. Jika tidak, akan dimasukkan ke tarif pasien umum. Pasien bisa mendapatkan pelayanan rawat jalan dan/atau rawat inap sesuai indikasi kesehatan.


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI