Penjelasan Tentang Pindah Kelas Kamar Rawat Inap BPJS Kesehatan

Kamar Rawat Inap Rumah Sakit

Banyak kasus yang terjadi pada masyarakat khususnya para pengguna kartu BPJS ketika ingin berobat dan kedapatan ruang kamar penuh atau kurang nyaman sehingga pasien memutuskan untuk pindah kelas ruang rawat inap, apakah itu bisa dilakukan dan bagaimana prosedur nya?

Pertanyaan ini berkali – kali di ajukan kepada kami, sebelumnya kami juga sudah pernah membahas tentang apa yang seharusnya dilakukan para peserta BPJS jika menjumpai ruang rawat inap penuh. Jika anda memiliki permasalahan yang sama tentang rawat inap, apakah bisa pindah?

Semua prosedur dalam BPJS Kesehatan diatur dalam Keputusan Presiden dan Menteri Kesehatan. Khususnya mengenai pindah kelas rawat inap ini, diatur dalam Permenkes No.28 Tahun 2014 pada Bab IV tentang Pelayanan Kesehatan Poin E. 
 
Adapun Penjelasannya Sebagai Berikut :
 
# Ruang rawat inap telah menjadi hak penuh para peserta / pasien BPJS. Peserta diperbolehkan mendapatkan perawatan di kelas perawatan satu tingkat lebih tinggi dalam waktu maksimal 3 hari saja. Setelahnya akan dikembalikan ke ruang perawatan yang telah menjadi hak peserta.
 
Jika ternyata setelah 3 hari dan pada saat akan dikembalikan ke ruang perawatan yang seharusnya ditempati kok masih belum ada ruangan sesuai haknya, maka peserta akan ditawarkan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan lain yang setara. Biayanya menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan yang bersangkutan.
 
# Apabila kelas sesuai hak peserta itu penuh dan kelas satu tingkat diatasnya juga penuh, maka peserta akan mendapakan perawatan dikelas satu tingkat lebih bawah, juga sama, waktunya hanya dalam 3 hari dan harus dikembalikan pada kelas sesuai haknya. Dan Apabila ternyata perawatan di kelas yang lebih rendah dari haknya lebih dari 3 (tiga) hari, maka BPJS Kesehatan membayar ke FKRTL sesuai dengan kelas dimana pasien dirawat.
 
# Bila semua kelas perawatan di rumah sakit tersebut penuh (satu tingkat dibawah nya penuh, ruang sesuai haknya penuh, ruang tingkat diatasnya juga penuh) maka rumah sakit dapat menawarkan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang setara dengan difasilitasi oleh FKRTL yang merujuk dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.
 
Pihak rumah sakit harus memberikan informasi kepada peserta mengenai biaya yang harus dibayarkan akibat dengan peningkatan kelas perawatan. 
 
# Apabila peserta BPJS Kesehatan (kecuali peserta PBI) memutuskan sendiri untuk pindah kelas perawatan baik itu naik maupun turun (tapi biasanya naik), maka peserta atau anggota keluarga harus memberikan surat pernyataan tertulis yang ditandatangani. Menyatakan bahwa ini merupakan permintaan sendiri, dan menyetujui selisih biaya menjadi tanggung jawab peserta

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply