Ketika Ruang Kamar Inap Penuh, Ini yang Perlu Dilakukan Peserta

Banyak nya Masyarakat yang berobat menggunakan layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan membuat beberapa kamar inap di faskes 1 (klink, puskesmas) atau faskes lanjutan (Rumah Sakit) sesuai dengan pilihan kelas peserta (pasies) sering penuh. Sehingga membat peserta bpjs yang hendak berobat menjadi bingung, pulang atau tetap dirawat.

Jika memang ini terjadi dengan anda atau keluarga anda yang akan berobat menggunakan BPJS Kesehatan dan ternyata ruang kamar rawat inap di Faskes 1 atau rumah sakit rujukan penuh maka ada beberapa hal yang harus anda lakukan. BPJS Kesehatan telah mengambil solusi untuk masalah ini sehingga peserta bpjs yang sakit tetap bisa mendapatkan hak nya.

Kamar Rawat Inap Penuh

Kamar Rawat Inap Penuh

Berdasarkan Peraturan yang telah dibuat, ketika Ruang Rawat sesuai Kelas Peserta Penuh maka Peserta BPJS Kesehatan memiliki hak untuk naik kelas 1 tinggkat diatasnya. Misal anda terdaftar sebagai peserta di kelas 2, maka ketika ruang inap kelas 2 penuh anda bisa mengajukan naik ke ruang rawat inap kelas 1 , namun ada batas yaitu hanya bisa 3 Hari saja.

Jika kemudian kelas perawatan sesuai hak Peserta itu telah tersedia, maka Peserta yang bersangkutan ditempatkan di kelas perawatan yang menjadi hak Peserta. Jika kenaikan kelas yang terjadi lebih dari 3 (tiga) hari, maka selisih biaya yang terjadi menjadi tanggung jawab Fasilitas Kesehatan yang bersangkutan atau berdasarkan persetujuan pasien dirujuk ke Fasilitas Kesehatan yang setara difasilitasi oleh Faskes dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.

Ketika akan melakukan rawat inap, disarankan sebaiknya peserta BPJS Kesehatan mendatangi BPJS Center yang ada di rumah sakit tersebut. Hal itu dilakukan bertujuan agar pasien mendapatkan informasi tentang prosedur maupun klaim BPJS Kesehatan.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Comments are closed.