Menghitung Tagihan Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan

Banyak sekali peserta yang bingung dengan perhitungan tagihan tunggakan iuran bpjs, yang berbeda dengan hasil hitungan manual yang dilakukan sendiri dengan jumlah nominal yang tertera pada tagihan. Silahkan anda coba hitung ulang, kami akan memberikan contoh salah satu tagihan peserta dengan nomor keanggotaan (NOKA) 00000[***************]7 a.n PRIMADITA TIARAPUTRI yang terlambat bayar selama 4 bulan.

Kalau dihitung – hitung sendiri jika terlambat bayar selama 4 bulan dengan rincian iuran peserta untuk kelas 1 yaitu (Rp59.500). Kita tahu bahwa denda terlambat bayar iuran BPJS yaitu 2% perbulan. Maka perhitungan yang didapat 59.500 + 2% = 60690 x 4 (bulan tunggakan yang dibayar) = Rp 242.760 , akan tetapi pada kenyataannya jumlah tagihan yang tertera berbeda justru lebih besar yaitu sebesar Rp 541.450

Setelah melakukan pengecekatan data, pada Noka tersebut bahwa sisa dari jumlah pembayaran akan dikompesasikan untuk pembayaran bulan berikutnya yaitu untuk 3 bulan kedepan. Agar peserta tidak kembali mengalami tunggakan, kemudian peserta dapat kembali membayar pembayaran sebelum tanggal 10 agar terhindar dari denda.

Anda dapat menghitung sendiri berapa tunggakan yang semestinya harus dibayar dan berapa tunggakan iuran yang tertera pada penagihan. Maka dikurangkan saja antara jumlah tagihan dikurang dengan jumlah yang semestinya dibayarkan, nanti sisanya akan dikompensasikan ke pembayaran berikutnya, jadi anda tidak perlu khawatir dengan jumlah tagihan yang besar. Sebagai pembelajaran maka pastikan anda membayar iuran tepat waktu..

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply