Kenali Gejala dan Penyebab Sakit Maag

Penyebab Sakit Maag

Salah satu jenis penyakit yang sering diderita orang yaitu Sakit Maag, suatu penyakit yang menyerang lambung dan penyakit ini dikenal sebagai dispepsia. Awal mula seseroang menderita sakit maag dikarenakan peradagan pada dinding lambung bagian dalam.

Apabila peradangan lambung terlalu sering akan mengkikis dan membuat luka pada dinding lambung. Luka pada dinding lambung disebut dengan tukak lambung. Bagi penderita maag akan merasakan sakit atau nyeri pada bagian leher hingga perut bagian tengah, biasanya rasa sakit akan dirasakan 2 – 3 jam setelah makan.

Nyeri sakit yang ditimbulkan dari penyakit maag ini berasal dari radang atau luka pada dinding lambung bagian dalam yang terpapar zat asam, penderita maag terkadang akan merasakan sensasi panas yang tak terkira. Itu merupakan gejala umum yang dirasakan penderita maag.

Selain gejala umum tersebut ada beberapa gejala lain yang mungkin saja dapat dirasakan seperti rasa mual, nafsu makan berkurang bahkan hilang, perut terasa panas, dan mengalami gangguan pencernaan).

Sakit maag yang tidak segera disembuhkan akan berkembang menjadi komplikasi serius, dan juga akan menimbulkan dampak atau gejala yang serius juga. Beberapa gejala serius bagi penderita maag kronis diantaranya : mengeluarkan tinja berwarna hitam, rasa nyeri yang tajam pada bagian perut yang datangnya secara tiba-tiba, ada juga penderita maag yang mengalami muntah darah (warna darah merah cerah atau coklat gelap).

Itulah beberapa gejala yang akan dirasakan para penderita maag, jadi bagi anda yang tidak terkena maag jaga lambung anda dengan makan rutin (tepat waktu), disarankan untuk menghindari makanan yang terlalu masam, boleh saja makan asalkan dalam jumlah yang sewajarnya.

Penyebab Sakit Maag

Makanan yang dikonsumsi akan dicerna didalam lambung. Lambung akan menghasilkan zat asam untuk mencerna makanan tersebut. Zat asam memang menjadi sesuatu yang penting dalam proses pencernaan makanan, akan tetap zat asam juga dapat menyebabkan radang pada lambung. Radang yang terus menerus akan menyebabkan luka pada permukaan lambung.

Luka pada lambung (tukak lambung) umumnya disebabkan oleh obat-obatan inflamasi non steroid (OAINS) atau bakteri H. pylori. Bakteri H. pylori dan OAINS dapat merusak pertahanan lambung (lendir) terhadap asam. (sumber : alodokter.com)

Agar radang lambung bisa cepat sembuh, maka perlu menghambat produksi zat asam di lambung. Setelah radang sembuh, barulan penyebabnya dicari dan diatasi untuk mencegah kambuhnya sakit maag.

Baca Juga : Bakteri H. Pylori Penyebab Sakit Maag

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply