Iuran Peserta BPJS Kesehatan Kelas 1 dan 2 Akan Dinaikan

BPJS Kesehatan – Pemerintah Negara sekaligus pengurus pusat BPJS telah melakukan diskusi untuk membahas defisit neraca keuangan lembaga yang memberikan jaminan sosial tersebut. Dan memutuskan akan menaikan Premi iuran peserta ntuk Kelas 1 dan Kelas 2.

Tahun ini BPJS Kesehatan mengalami defisit yang dihitung mencapai Rp6 triliun. Maka dari itu dalam diskusi di Istana Negara antara Direktur Utama BPJS Fahmi Idris dan Prresiden Jokowi berusaha menutupi defisit yang terjadi dan juga agar tidak akan terulang pada tahun 2016 nanti.

Sebelumnya Kenaikan Premi telah ditetapkan untuk Kelas 3 yaitu dari Rp19.225/orang/bulan menjadi Rp23.000/orang/bulan. Karena dilihat resiko defisit pada keuangan BPJS Kesehatan maka kembali diputuskan untuk menaikan Premi Iuran Peserta Kelas 1 dan Kelas 2.

Berdasarkan estimasi awal BPJS Kesehatan yang merujuk pada hitungan aktuaria, iuran peserta kelas I berpotensi naik dari Rp59.500/orang/bulan menjadi Rp80.000/orang/bulan dan peserta kelas II dari Rp42.500/orang/bulan menjadi Rp50.000/orang/bulan. [Iuran BPJS Naik]

Dari total peserta BPJS Kesehatan yang mencapai 154 juta, 12 juta peserta nonformal mengajukan klaim sebesar Rp11 triliun, sedangkan lebih dari 135 juta peserta lainnya hanya mengajukan klaim Rp18 triliun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa peserta kelompok pekerja nonformal bergabung dengan BPJS Kesehatan dalam kondisi sakit, sehingga klaimnya membengkak.

Update 01 Maret 2016 :

Kabar terbaru, Iuran BPJS tetap Normal tidak ada kenaikan Biaya Iuran Peserta..

 

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply