Inilah 7 Hal penting yang harus diketahui dari BPJS Kesehatan

Tidak ada orang yang menginginkan sakit, tapi resiko sakit akan tetap ada jika seseorang tidak bisa menjaga kesehatannya terutama dalam makanan dan gaya hidup. Penyakit selalu datang tanpa diundang, ketika penyakit itu datang berbagai cara dilakukan untuk bisa sembuh berapapun biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan.

Tapi apabila seseorang memiliki masalah dalam keuangan maka akan menyulitkan dirinya untuk bisa berobat, karena biaya rumah sakit yang mahal. Disinilah peran dari sebuah asuransi kesehatan yang harus kita miliki. Anda bisa menggunakan asuransi swasta atau lainnya salah satunya adalah BPJS Kesehatan.

Masyarakat kecil yang tak memiliki kemampuan dalam keuangan maka dapat merasa tenang kapanpun sakit itu datang, karena dengan BPJS Kesehatan tak ada yang perlu dicemaskan apalagi soal biaya, jika memang atas indikasi medis maka biaya pengobatan akan ditanggung BPJS.

5 Hal penting yang harus diketahui dari BPJS Kesehatan

Hal Penting dalam BPJS
Hal Penting dalam BPJS

Mengapa anda harus mendaftar BPJS Kesehatan? Walaupun anda tidak menggunakan BPJS tapi anda telah membantu masyarakat yang membutuhkan, atas iuran yang anda berikan banyak masyarakat yang terbantu soal biaya pengobatan disaat mereka sedang sakit.

1. Bisa digunakan untuk beragam penyakit

Ketika sebuah lembaga Asuransi membatas jenis penyakit yang ditanggung, namun BPJS Kesehatan dapat digunakan untuk menganggung segala jenis penyakit, Bukan hanya itu, bpjs juga akan menanggung anggota BPJS dari seluruh jenjang usia termasuk tingkat keparahan penyakit yang diderita pasien.

2. Menganut pola rujukan berjenjang

Peserta BPJS memiliki hak untuk mendapatkan jaminan kesehatan, asalkan peserta mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku, yaitu peserta dalam kondisi aktif dan tidak ada tunggakan iuran, dan juga mengikuti prosedur yaitu peserta harus berobat ke faskes 1 yang tertera pada kartu peserta terlebih dahulu, tidak bisa langsugn kerumah sakit tanpa membawa rujukan kecuali jika dalam keadaan darurat.

3. BPJS Kesehatan Menjamin layanan tambahan

Selain itu BPJS juga akan memberikan layanan tambahan yang dibutuhkan oleh pasien seperti kebutuhan obat dan pemeriksaan laboratorium. Pasien tidak perlu membayar layanan tambahan tersebut, apabila pihak faskes meminta tambahan biaya kepada anda maka anda dapat melaporkan nya ke kantor BPJS.

4. Peserta Wajib membayar Iuran Setiap Bulan

Agar status kartu BPJS tetap aktif dan agar bisa digunakan maka peserta Wajib membayar iuran peserta sesuai dengan kelas yang dipilih setiap bulan. Iuran untuk kelas 1 sebesar Rp80 ribu, kelas 2 sebesar Rp51.000 dan kelas 3 sebesar Rp25.500.

5. Pasien akan dikenakan Biaya jika naik kelas Rawat Inap.

Pasien akan mendapatkan hak perawatan sesuai dengan kelas kepesertaan yang dipilih. Jika pasien ternyata pindah kelas rawat inap, misalkan dari kelas 2 naik ke kelas 1 maka peserta harus membayar selisih biaya rawat inap tersebut. Seperti yang telah dijelaskan dalam Tabel Rincian Kelas Rawat Inap

6. Anggota Keluarga Melaporkan ke Kantor BPJS jika ada Anggota Keluarga yang Meninggal

Apabila peserta BPJS ada yang meninggal dunia maka pihak keluarga supaya melaporkan ke kantor BPJS dengan membawa surat keterangan dari Kelurahan. Tujuannya, agar tagihan iuran peserta yang meninggal tersebut dihentikan.

7. Status dinonaktifkan jika Telat Bayar Iuran

Apabila peserta BPJS telat membayar iuran maka status kepesertaan nya akan dihentikan sementara dan kartu bpjs tidka bisa digunakan sampai peserta yang bersangkutan melunasi tunggakannya. Peserta tidak dikenakan biaya keterlambatan jadi apabila telat 5 bulan maka tetap bayar iuran yang belum dibayar selama 5 bulan tersebut.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.