Bayar Iuran BPJS Ketika Lagi Sakit, Setelah Sembuh Tak Lagi Bayar Premi

Masih banyak peserta BPJS  yang Belum Tertib Bayar Premi, inilah yang dikeluhkan pleh BPJS Kesehatan. Biasanya Peserta akan membayar premi ketika butuh BPJS Kesehatan yaitu ketika sedang sakit saja, setelah sembuh banyak yang tak membayar kewajibannya sebagai peserta yaitu membayar iuran peserta setiap bulan.

Ketidaktertiban peserta dalam melaksanakan kewajiban sebagai peserta bpjs makin mengkhawatirkan, ini yang menjadi salah satu alasan BPJS Kesehatan memutuskan untuk menaikan premi bulanan, yaitu iuran untuk kelas 1 naik menjadi Rp 80 ribu dan untuk kelas 2 naik menjadi Rp 51 ribu.

Peserta BPJS Tidak Tertib Bayar Iuran

Peserta BPJS Tidak Tertib Bayar Iuran

BPJS Kesehatan saat ini belum memiliki jaminan apakah peserta mandiri atau PPU Bukan Usaha Swasta bakal kembali taat bayar iuran, semoga saja Peserta lebih tertib dalam memenuhi kewajibannya sebagai peserta untuk mensukseskan jaminan kesehatan dengan prinsip Gotong Royong ini.

BPJS Kesehatan juga sekarang sudah tidak memberi sanksi lagi kepada peserta yang tak taat bayar iuran.

Baca : Denda Telat Bayar Iuran Dihapus

Kenaikan Iuran peserta bpjs ini dipastikan hanya terjadi untuk Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kebijakan mengenai kenaikan Iuran BPJS berlaku sejak 1 April 2016. Kebijakan ini diambil pemerintah karena BPJS Kesehatan mengalami defisit penerimaan.

Dalam setahun, pemerintah bahkan harus mengalokasikan dana tambahan senilai Rp 5 triliun untuk menutup kekurangan perusahaan. Bayu berharap kebijakan baru ini dapat menutup defisit yang selama ini terjadi.

Sumber : Tempo.Co

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply