Tips Untuk Anda Agar Cepat Hamil

Tips Agar Cepat Hamil

Setiap pasangan tentu sangat menginginkan lekas memiliki seorang anda, proses kehamilan memang semua Tuhan yang memberikan namun sebagai manusia tetap harus selalu berdoa dan berusaha, salah satunya mengikuti tips bagaimana agar bisa cepat hamil

dr. Melyarna Putri salah seorang dokter umum telah menuliskan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk anda agar bisa cepat hamil. Beberapa poin yang telah di tulis perlu Anda perhatikan dan mungkin bisa di praktekan di rumah untuk bisa segera hamil pasca menikah. Berikut penjelasan lengkapnya:

Anda perlu mengkonsumsi Asam Folat

Menurutnya asam folat memiliki pengaruhi yang cukup besar terhadap kesuburan seorang wanita. Jika seorang wanita / ibu mungkin anda kekurangan asam folat maka didalam tubuh anda akan terjadi penumpukan  zat homosistein.

Zat Homosistein dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan sel, fragmentasi DNA, ekspresi genetik, dan sebagainya. Pada sistem reproduksi seorang wanita, penumpukan zat homosistein pada dalam tubuh akan dapat mengganggu pematangan sel telur.

Maka disarankan wanita pada usia reproduktif untuk bisa mengonsumsi asam folat 400 ug per hari. Setelah hamil maka dosisnya dinaikkan menjadi 600-1000 mcg per hari.

Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Kandungan 

Anda perlu memeriksakan diri ke Dokter untuk mengetahui kondisi kandungan, karena banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami infeksi yang serius, yang dapat mempengaruhi kesehatan kehamilan. Bahkan ada juga faktor keturunan yang dibawa, untuk itu setiap pasangan harus mengetahui kondisi latar belakang kesehatan keluarganya, adakah kemungkinan memiliki risiko membawa suatu kelainan bawaan tertentu seperti fibrosis kistik, talasemia, anemia sel sabit, dan sebagainya.

Cermati saat akan berovulasi

Ovulasi adalah sebuah peristiwa dimana pelepasan sel telur yang terjadi dalam satu kai dalam sebuah siklus menstruasi pada seorang wanita. Terjadinya kehamilan merupakan pertemuan sel telur dan sperma yang terjadi saat melakukan ovulasi. Sel telur yang dilepas dari Ovulasi akan bertahan selama 24 jam untuk dapat dibuahi oleh sperma.

Berhasilnya terjadi kehamilan bisa diperkirakan melalui Ovulasi yang dialami wanita, maka pertanyaan kapankan anda mengalami ovulasi? Jika anda memiliki siklus menstruasi 28 hari, maka ovulasi terjadi kira-kira 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

Sehingga didapat kesimpulan bahwa seorang wanita memiliki masa subur, yang diperkirakan dengan mengurangi dan menambahkan dua hari dari hari tersebut karena walaupun sel telur hanya dapat hidup selama 24 jam, sperma dapat bertahan selama 6 hari di dalam tubuh perempuan.

Baca Juga : Tanda – Tanda Terjadinya Ovulasi Pada Wanita

Lakukan hubungan suami istri saat masa subur

Waktu berhubungan suami istri menjadi pengaruh besar, berhasil tidaknya proses pembuahan sehinga terjadi kehamilan. Maka berdasarkan penjelasan sebelumnya, anda dapat melakukan hubungan pasutri pada saat anda / istri masuk pada masa subur.

Lakukan hubungan pasutri mulai dari 3 hari sebelum ovulasi sampai dengan hari datangnya ovulasi. Dianjurkan melakukan hubungan seksual dengan jarak 2-3 hari sekali. Dengan jarak tersebut, Anda pun bisa lebih cepat hamil dibandingkan berhubungan seksual setiap hari.

Siapkan sperma dengan kualitas super

Sangat penting mengetahu kualitas sperma, dimana diketahui melalui pemeriksaan analisis sperma, yakni dengan ketentuan memiliki jumlah yang normal (N: >20 jt/cc), gerakan normal (N: >50%), dan bentuk normal (N: >30%). Sperma dapat membuahi sel telur apabila dalam kondisi sehat. Sperma sehat memiliki bentuk, gerak, dan jumlah sesuai untuk bisa membuahi sel telur manusia.

Kelelahan, Kurang Tidur, Kegemukan, Kebiasaan Merokok dan minum-minuman keras, stres, faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri), ketidakseimbangan hormon testosteron, dan infeksi saluran reproduksi merupakan faktor yang paling berpengaruh membuat kualitas sperma menjadi tidak normal.

Maka, untuk memiliki sperma kualitas super, penting juga untuk mengonsumsi nutrisi yang memadai. Seng, asam folat, kalsium, vitamin C, dan vitamin D merupakan zat gizi penting untuk pembentukan sperma yang sehat. Hindari berendam di air hangat, sauna, meletakkan laptop yang panas di paha, memakai celana terlalu ketat dan kegiatan lain yang menyebabkan kondisi di sekitar testis menjadi panas.

Referensi dari : dr. Melyarna Putri
Anggota Redaksi Medis
Kedokteran Umum

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply