Mengenal Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Cara Membacanya

tabel iuran bpjs ketenagakerjaan

Setiap pekerja pada umumnya mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan, baik oleh perusahaan maupun secara individu.

Ketika mengikuti pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, otomatis kita akan bertanya-tanya berapa iuran yang harus dibayarkan.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan sendiri memiliki sistem pembayaran sendiri, terutama untuk BPJS Ketenagakerjaan Mandiri, yang mana bentuk pembayaran itu dirangkum ke dalam tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Sekilas Tentang Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan adalah tabel berisi rangkuman pembayaran yang dikeluarkan pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk tabel ini berisi rangkuman iuran pembayaran yang harus dibayarkan peserta setiap bulannya sekaligus rangkuman manfaat yang bisa diambil peserta.

Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari kolom-kolom berisi jumlah iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Jumlah iuran di dalam kolom diisi berdasarkan kisaran gaji yang diterima.

Karena kisaran gaji yang diterima setiap individu berbeda, maka perhitungan iurannya juga berbeda-beda.

Hal Yang Ada Pada Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Dalam tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan, terdapat beberapa kolom yang bisa dilihat dan berisi beberapa informasi tentang segala hal yang berkenaan dengan BPJS, simak ulasannya berikut:

  1. Kolom Iuran

Kolom pertama di tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan yakni kolom bertuliskan IURAN. Daftar dalam kolom ini berisi kisaran gaji yang diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Berisi batas tertinggi dan batas terendah gaji yang diterima individu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari angka gaji di kolom inilah, perhitungan iuran per bulan dimulai.

  1. Kolom Dasar Penghasilan Penetapan Manfaat

Kolom kedua di tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan berisi kolom dasar penghasilan penetapan manfaat. Angka dalam kolom ini diambil dari angka rata-rata kolom sebelumnya.

Misalnya di kolom iuran berisi angka sampai dengan 1.099.000, maka penetapan perhitungannya dimulai dari 1.000.000.

Kolom dasar penghasilan penetapan manfaat ini berisi angka standar untuk memulai perhitungan iuran.

Jadi, orang yang bergaji 800.000 per bulan dengan orang yang bergaji 1.000.000 per bulan memiliki jumlah iuran yang sama.

Ini karena mereka memiliki angka standar yang sama, yakni 1.000.000.

  1. Sub Kolom Iuran

Kolom ketiga di tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan berisi iuran, yang dibagi menjadi 3 sub-kolom lagi, yakni JKK, JKM, dan JHT.

Di tabel inilah iuran yang akan dibayarkan per bulan dihitung.

Jika Anda ingin mengetahui berapa iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus Anda bayarkan, maka sorotilah kolom ini.

  • Angka iuran JKK atau Jaminan Kecelakaan Kerja dihitung dari 1% dari kolom Dasar Penghasilan Penetapan Manfaat.
  • Angka yang tertera pada kolom JKM atau Jaminan Kematian pada umumnya sama. Tidak berdasarkan pada perhitungan apapun. Berapapun kisaran gaji Anda, iuran yang Anda bayarkan untuk jaminan kematian tetap sama, yakni 6.800 rupiah.
  • Angka yang tertera pada kolom JHT atau Jaminan Hari Tua didasarkan pada perhitungan yang sama dengan angka di iuran JKK. Bedanya, JHT dihitung 2% dari angka yang tertera di kolom Dasar Penghasilan Penetapan Manfaat.
  1. Kolom Manfaat

Kolom berikutnya sekaligus kolom terakhir di tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan berisi manfaat, yakni manfaat yang Anda terima apabila Anda mengalami kecelakaan kerja, kematian, ataupun ketika Anda ingin mengambil jaminan hari tua Anda.

Untuk kolom ini dibagi lagi menjadi 2 sub-kolom dan masing-masing sub kolom dibagi lagi menjadi 3 sub kolom sehingga memiliki 6 sub kolom yang masing-masing berisi jumlah manfaat yang akan diterima peserta.

Jumlah manfaat yang diterima peserta pada umumnya sama, hanya berbeda pada jumlah manfaat yang diterima ketika Anda meninggal karena kecelakaan kerja.

Jumlah ini didasarkan pada jumlah iuran yang Anda bayarkan.

Cara Membaca Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pertama, carilah kisaran gaji yang tertera dalam kolom iuran yang sesuai dengan gaji Anda. Misalnya Anda memiliki gaji 1.600.000 per bulan, maka Anda harus mencari kisaran angka yang memuat gaji Anda, yakni 1.500.000-1.699.000.

Selanjutnya, di kolom-kolom berikutnya Anda bisa membaca jumlah iuran yang harus Anda bayarkan, karena semua sudah disediakan dan dihitung dalam tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketetapan standar.

Tugas Anda hanya tinggal menyetor iuran bulanan, sesuai dengan kisaran gaji Anda.

Itulah cara membaca tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan secara mudah.

Penting untuk memahami cara membaca tabel iuran BPJS Ketenagakerjaan, agar Anda paham berapa iuran yang Anda bayarkan dan berapa manfaat yang akan Anda terima.


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI
Loading...

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.