Kreteria Memilih Faskes 1 Saat Mendaftar BPJS Kesehatan

Kreteria Memilih Faskes BPJS

Sesuai dengan Undang – Undang Dasar No.24 tahun 2011 setiap penduduk yang ada di Indonesia wajib mendaftarkan diri dan anggota keluarga yang ada dalam 1 Kartu Keluarga ke dalam program jaminan sosial BPJS Kesehatan. 

Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan Gratis tanpa dipungut biaya hanya saja peserta memiliki kewajiban untuk membayar iuran rutin setiap bulan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kantor cabang BPJS yang ada didaerah – daerah atau bisa juga dilakukan lewat Internet.

Saat mendaftar menjadi peserta BPJS , anda akan diminta mengisikan beberapa data. Selain memilih kelas kepesertaan BPJS yang paling penting juga adalah memilih faskes 1, tempat pertama peserta untuk berobat seperti puskesmas atau klinik.

Sebelum anda mendaftar BPJS maka sebaiknya anda sudah menentukan puskesmas atau klinik mana yang akan dijadikan faskes 1 yang akan anda gunakan untuk BPJS Kesehatan. Untuk menentukan faskes 1 maka anda perlu melihat beberapa kriteria berikut ini.

 

  • Pilih Faskes yang Lokasinya dekat dengan Rumah
  • Lokasinya mudah di jangkau dari dari rumah.
  • Faskes melayani 24 Jam , karena Sakit bisa datang kapan aja
  • Faskes 1 memiliki fasilitas layanan dan tenaga medis yang lengkap

Ketika didekat rumah anda ada faskes yang memenuhi kreteria diatas maka pilih lah puskesmas tersebut untuk dijadikan faskes 1 yang akan menjadi tempat utama anda berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Faskes yang didaftarkan akan ditulis pada Kartu Anggota Anda.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...
  1. BPJS Kesehatan memang program yang baik untuk membantu masyarakat dalam upaya pemeliharaan kesehatan, hanya saja aturan yang berlaku untuk pendaftaran baru selama 14 hari kerja untuk dapat menggunakan kartu BPJS tersebut, sangat merugikan karena bila didalam kartu keluarga ada anggota keluarga baru yang mendaftar BPJS, membuat kartu BPJS yang lain tidak bisa dicetak akibat system di aplikasi, walau kartu BPJS yang lain dari anggota keluarga hanya peralihan dari BPJS Kesehatan perusahaan menjadi BPJS Kesehatan mandiri, akibat tidak bisa dicetaknya kartu BPJS untuk yang registrasi ulang membuat kami tidak memegang kartu tersebut untuk digunakan saat kami memerlukan perawatan di rumah sakit, karena kekurang tahuan kami dan situasi yang mendesak membuat kami mendaftar sebagai pasien umum yang membayar cash semua biaya rumah sakit, padahal keanggotaan kami di BPJS kesehatan sejak 3 November 2014, program yang baik kadang tidak disertai dengan SDM yang handal dan kaku dengan pelayanan juga aturan yang tidak flexible tanpa melihat kasus per kasus, serta kurang sosialisasi ke masyarakat mengenai BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, padahal banyak media informasi yang bisa digunakan pemerintah untuk selalu mengingatkan dan memberikan informasi yang baru secara cepat ke masyarakat, selama ini hanya menyampaikan informasi melalui website or bloq di internet dimana tidak semua masyarakat indonesia mengerti internet atau memiliki handphone dan jangkauan hingga ke pelosok, untuk mengurangi kerugian yang timbul di masyarakat dan mensukseskan program BPJS tersebut ada baiknya pihak pemerintah membuat program khusus informasi tersebut di stasiun TV pemerintah dan swasta

Leave a Reply