Kartu BPJS Ketenagakerjaan Anda Bisa Buat Kredit Rumah

Setiap orang memiliki mimpi besar untuk bisa memiliki rumah sendiri, tidak lagi tinggal mengontrak dan tidak lagi tinggal bersama orangtua atau mertua terutama bagi yang sudah berkeluarga. Namun, harga rumah yang terus naik membuat mimpi tersebut semakin sulit untuk diwujudkan.

Sampai – sampai ada Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta membuat sebuah program unggulan untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang ingin memiliki rumah. Tahukah anda, bahwa terlepas dari pro kontra menyoroti program yang diusung paslon cagub dan cawagub tersebut ternyata BPJS Ketenagakerjaan sudah punya program terlebih dahulu untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan impian memiliki rumah pribadi.

Tentunya ini diperuntukan bagi masyarakat yang telah terdaftar menjadi Peserta BPJS TK paling tidak selama 1 tahun. Fasilitas ini diberinama Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP). Fasilitas yang dapat digunakan para peserta BPJS TK untuk membeli rumah melalui Jalur KPR.

Pinjam Uang Muka di BPJSTK

Keuntungan Program ini adalah sebagai berikut : 

1. Peserta akan mendapatkan pinjaman uang muka.

Pinjaman DP atau Uang Muka ini dapat membantu anda yang belum memiliki uang muka untuk membeli rumah secara kredit melalui program KPR. Bantuan ini diberikan kepada peserta yang memiliki penghasilan dibawah 4 juta atau di bawah UMP. Dengan kata lain, kesempatan ini hanya diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (BPR).

2. Bantuan Kredit (Dibagi menjadi 2 yaitu subsidi dan non-subsidi)

Pemerintah memiliki program KPR Bersubsidi yaitu KPR yang harga nya sesuai dengan ketentuan Pemerintah. Peserta akan mendapatkan bantuan kredit berupa Pinjaman KPR sampai 99% dan suku bunga sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Adapun jika anda ingin memberi rumah melalui KPR non-Subsidi maka rumah yang akan dibeli harganya tidak lebih dari Rp500 juta. Skema maksimal pembiayaan KPR PUM hingga 90% dan suku bunga dari BI rate margin bank sebesar 3%.

Jika dibandingkan dengan produk kepemilikan rumah lainnya, katakan saja KPR, tentu saja program ini sangat membantu mulai dari adanya bantuan uang muka hingga suku bunga cicilan yang lebih rendah.

Anda harus terdaftar sebagai Peserta BPJS-TK

Jika anda ingin membeli rumah dengan cara kredit dan anda ingin memanfaatkan program dari BPJS Ketenagakerjaan ini maka, anda harus sudah terdaftar di BPJS-TK minimal satu tahun.

Besaran Pinjaman yang bisa diajukan

Besar pinjaman yang akan diberikan sesuai dengan kemampuan yang diukur dari penghasilan para peserta. Pada dasarnya program ini memang ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, tapi bagi peserta yang memiliki gaji lumayan dan ingin menggunakan program ini juga boleh.

Contohnya, Apabila anda memiliki gaji maksimal Rp 5 juta maka akan diberi pinjaman sebesar Rp 20 juta, jika memiliki gaji Rp 5-10 juta maka akan diberikan pinjaman sebesar Rp 30 juta, sedangkan jika memiliki gaji di atas Rp 10 juta bisa memperoleh pinjaman uang muka sebesar Rp 50 juta.

Bunga cicilan yang harus dibayar

Mengapa program ini sangat menarik? karena Suku Bunga pinjaman sangat rendah yaitu hanya 6%, sangat jauh berbeda dengan bunga pinjaman di Bank. Maka dari itu, jika anda ingin membeli rumah melalui KPR dan belum punya uang muka maka bisa mengajukan pinjaman di BPJS Ketenagakerjaan saja.

Syarat Pengajuan Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan

Untuk bisa mendapatkan pinjaman uang muka dari BPJS Ketenagakerjaan untuk pembelian Rumah KPR maka anda harus menyiapkan beberapa persyaratan, mulai dari menyiapkan surat pernyataan belum memiliki rumah (bermaterai), surat dari perusahaan tempat bekerja bersedia menjadi penanggungjawab pengurusan PUMP, serta memberikan rekomendasi untuk Anda kepada BPJS-TK.

Nantinya, setiap pengajuan bakal diproses dan diajukan ke bank yang akan membiayai KPR perumahan. Tapi, kalau proses KPR rumah yang diajukan tidak disetujui pihak bank, bantuan untuk uang muka otomatis juga dibatalkan. Jika aplikasi ditolak, Anda tetap punya kesempatan untuk mengajukan permohonan lagi. Jadi pastikan saja semua syaratnya terpenuhi.

Dilarang Menjual Rumah yang dibeli saat dalam Masa Kredit

Apabila permohonan anda disetujui, maka anda dilarang kerjas menjual rumah selama proses kredit pinjaman berlangsung. Maka dari itu BPJS Ketenagakerjaan sudah mulai menerapkan peraturan holding period yang mengatur masa huni minimal untuk menghindari spekulan. Selain itu, Anda juga tidak bisa menjual rumah tersebut ke pihak ketiga. Apabila akan dijual harus ke BPJS Ketenagakerjaan, untuk disalurkan ke peserta lain yang membutuhkan.

Jangka Waktu Cicilan

Pengajuan Pinjaman dapat dilakukan langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan dengan membawa berkas persayratan yang lebih. Dan apabila pengajuan pinjaman anda  sudah disetujui pihak BPJS-TK, maka Anda bisa mencicil dana pinjaman tersebut selama maksimal 15 tahun.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.