Pasien BPJS Belum Sembuh Disuruh Pulang, Apa Benar??

pasien rumah sakit

Bagi semua masyarakat memiliki kewajiban untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

Peserta BPJS terbagi menjadi 2 jenis yaitu PBI dan Non-PBI.

Peserta PBI terbagi lagi menjadi 2 yaitu peserta yang iurannya dibiayai pemerintah pusat dan yang dibiayai pemerintah daerah. Sedangkan untuk Non-PBI di bagi menjadi 3 kelompok :

  1. Pekerja Penerima Upah (PPU) 
  2. Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Perorangan
  3. Bukan Pekerja

Semua peserta memiliki hak untuk bisa mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS, artinya ketika peserta sakit maka bisa berobat ke fasilitas kesehatan menggunakan kartu BPJS Kesehatan yang dimiliki, dengan syarat status dalam keadaan aktif dan tidak punya tagihan.

Ikuti ketentuan dan prosedur yang berlaku di BPJS Kesehatan ketika berobat menggunakan jaminan kesehatan dari BPJS seperti:

  1. Status Kepesertaan Dalam Keadaan Aktif
  2. Tidak Memiliki Tunggakan Iuran
  3. Berobat ke Faskes 1 yang tertulis pada Kartu Peserta
  4. Membawa persyaratan lengkap (KTP, KK, Kartu Peserta).

Peserta atau Pasien BPJS Kesehatan akan mendapatkan pelayanan kesehatan di faskes tingkat pertama terlebih dahulu, apabila pasien perlu dirujuk maka akan dirujuk ke rumah sakit rekanan BPJS Kesehatan namun jika tidak perlu maka pasien akan dirawat sampai sembuh di faskes 1.

Pasien BPJS Belum Sembuh Disuruh Pulang, Apa Benar??

Perlu anda ketahui bahwa BPJS Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan senantiasa berkoordinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien tanpa membedakan antara pasien umum dan pasien BPJS sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan Pemerintah.

Fasilitas Kesehatan memiliki tugas untuk memberikan layanan kesehatan kepada pasien untuk memberikan layanan terbaik sesuai dengan perundang-undangan.

Apabila ada peserta BPJS Kesehatan yang mengalami sesuatu hal yang tidak memuaskan dan bersifat kasuistik salah satu contohnya adalah merasa bahwa pasien belum sembuh tapi sudah disuruh pulang  maka silahkan membuat laporan dan sampaikan ke BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan akan menindak lanjuti laporan yang anda buat, jadi jangan sampai kasus diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistik ini digeneralisir, padahal sangat banyak pasien BPJS yang telah terlayani dengan baik.

BPJS Kesehatan Menjamin Pasien BPJS Sampai Sembuh

BPJS Kesehatan akan memberikan jaminan kepada peserta BPJS hingga peserta yang bersangkutan dinyatakan sembuh secara medis. Perlu diketahui bahwa, tidak ada batasan hari pasien harus dirawat inap, karena tarif INA CBG”s yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit adalah untuk satu paket, sampai pasien sembuh.

Yang memiliki wewenang untuk memutuskan bahwa pasien dapat diperbolehkan pulang adalah dokter yang memeriksa kondisi pasien tersebut, maka apabila ditemukan kasus bahwa pasien dipulangkan sebelum sembuh, harus ditelurusi lebih lanjut kronologis lengkapnya.

Maka anda perlu membuat laporan kepada BPJS Kesehatan, sampaikan dalam laporan yang anda buat kronologisnya secara lengkap, tertulis jelas informasi: tanggal perawatan, nama rumah sakit yang memberi layanan, nama dokter yang memeriksa, nama pasien, dan nomor kartu peserta. 

Jika memang ditemukan pelanggaran terhadap hak-hak pasien maka BPJS Kesehatan akan melakukan tindak lanjut terhadap rumah sakit, selama kronologis yang anda sampaikan benar dan lengkap.

Cara Melaporkan Keluhan Terhadap BPJS Kesehatan

Agar peserta dapat menyampaikan keluhan sekaligus kritik dan saran, BPJS telah menyiapkan berbagai cara agar para peserta dalam menyampaikan pengaduannya melalui beberapa kanal informasi berikut :

  • Hubungi Call Center BPJS di 1500400
  • Mobile JKN
  • Aplikasi Lapor!
  • Kantor Cabang BPJS
  • Petugas BPJS yang ada di Faskes

Selama pasien BPJS Kesehatan mengikuti syarat, ketentuan dan prosedur yang berlaku maka pasien akan mendapatkan hak nya sebagai peserta BPJS, pihak rumah sakit tidak diperkenankan untuk menarik biaya kepada pasien BPJS Kesehatan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, kami harap dapat memberikan edukasi kepada seluruh peserta BPJS dimanapun berada. serta kami doakan semoga anda selalu sehat dan bahagia.


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI

9 COMMENTS

  1. Klo bisa sih IURAN BPJS PERORANGAN jangan per KARTU KELUARGA,jadi tiap bulan gak terlalu berat buat bayar iurannya klo per KK,klo per orang bisa tiap minggu bayar nya,minggu ke 1 byar iuran an A,Minggu ke2 byar iuran an B..

  2. Saya mau bertanya scaling gigi (pembersihan karang gigi) di faskes 1 (faskes pertama saya puskesmas ada poli gigi dan ada alatnya) apakah ditanggung bpjs walaupun tidak ada keluhan?
    Soalnya ada info bahwa scaling tidak ditanggung terkait estetika
    Padahal saya baca di internet scaling ditanggung untuk setahun sekali
    Jadi yang ditanggung scaling gigi yang seperti apa?

  3. Saya masuk tgl 06
    Dioperasi hernia tgl 06
    Lalu tanggal 07 saya disuruh pulang.
    Apakah ini sesuai pelayanan bpjs kesehatan?

  4. Saya sekeluarga numpang KK pada saudara. KK belum dipecah karena saya harus mengurus akta kawin di dispendukcapil surabaya, sehingga nanti datanya lebih akurat. Nah permasalahannya, saya mau mendaftarkan keluarga saya yang berjumlah 4 orang tetapi malah terdaftar semua jiwa dalam KK yang berjumlah 10 orang yang tentunya memberatkan saya. Bagaimana cara pembatalan pendaftaran BPJS sampai saya mengurus pecah KK.

  5. Ibu saya kena stroke dan skrg sudah meninggal.. dirawat di RS. Suyoto pake bpjs, blm sembuh br 2 minggu dah disuruh pulang kala itu dan dan akhirnya meninggal.. BPJS bertanggung jawabkah? TIDAK… Rasanya ingin menuntut Ratusan Milyaran rupiah ke BPJS dan RS. Suyoto, tp apa bakalan ditindak lanjuti? Pastinya TIDAK.. Smoga seluruh pihak BPJS dan Pihak RS. Suyoto terkena Stroke dan mengalami apa yang almarhum ibu saya alami..

  6. Kenapa saya belum pernah daftar Bpjs tapi pas mau daftar udah terdaftar ktanya !!!!! kok bisa begitu? ,???

  7. kalau pasien bpjs sudah smbuh kurang dari 3 hari diperbolehkan pulang oleh dokter ttp tidak diperbolehkan pulang dr rumah sakit krn blm 3 hari dan kalau plg dijadikan paps (pulang atas permintaan sendiri) dan dikenakan denda menjadi pasien umum (bayar pribadi) padahal pasien sdh sembuh, bagaimana?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.