Cara Mengajukan Klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan

JKK BPJS Ketenagakerjaan

JKK merupakan singkatan dari Jaminan Kecelakaan Kerja, sebuah program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan atas resiko kecelakaan kepada para peserta BPJSTK. Iuran program JKK dibayar oleh Perusahaan tempat dimana peserta bekerja.

Berdasarkan UU peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakan kerja wajib mendapatkan santunan. Khusus bagi peserta yang meninggal dunia atas musibah kecelakaan yang terjadi disaat bekerja, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan sebesar 48 kali kerja, pihak keluarga dapat melaporkan ke BPJSTK.

Untuk itu jika pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS dan mengalami kecelakaan pada saat bekerja maka dapat mengajukan Klaim JKK. Adapun cara pengajuan JKK dapat mengikuti prosedur yang telah dibuat BPJS Ketenagakerjaan dengan prosedur yang sangat mudah. Simak penjabar dari kami mengenai cara mengajukan klaim JKK dari BPJS Ketenagakerjaan.

**

#Pertama, Apabila peserta mengalami kecelakaan pada saaat bekerja, perusahaan / perusahaan wajib mengisi form BPJS Ketenagakerjaan 3 (laporan kecelakaan tahap 1) dan dikirimkan ke kantor BPJS Ketenagakerajaan paling lambat 2×24 jam sejak kecelakaan itu terjadi, maka segera laporan ketika pekerja mengalami kecelakaan.

#Kedua, Setelah pekerja / tenaga kerja dinyatakan telah sembuh atau meninggal dunia oleh dokter yang merawat. Perusahaan atau pengusaha wajib mengisi form 3a (laporan kecelakaan tahap 2) dan dikirimkan ke BPJS Ketenagakerjaaan paling lambat 2×24 jam sejak tenaga kerja dinyatakan sembuh atau meninggal. BPJSTK akan menghitung dan membayar santunan dan ganti rugi kecelakaan kerja yang terjadi menjadi hak tenaga kerja / ahli waris sesuai dnegan ketentuan.

#Ketiga, Form BPJS Ketenagakerjaan 3a yang telah diisi tadi memiliki fungsi sebagai pengajuan permintaan pembayaran jaminan disertai bukti sebagai berikut : Fotocopy kartu peserta (KPJ), surat keterangan dokter yang merawat dalam bentuk 3a atau 3c, kwitansi biaya pengobatan dan perawatan serta kwiansi pengangkutan.

Semua persyaratan tersebut wajib dilengkapi untuk kelancaran proses klaim Jaminan dari program JKK BPJS Ketenagakerjaan. Dengan adanya program JKK ini peserta / tenaga kerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan pelayanan kesehatan dan santunan berbentuk uang.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply