Aturan Baru Bagi Peserta Yang Menunggak alias Telat Bayar Iuran 2018

peserta dapat membayar tunggakan iuran di kantor bpjs

Peserta yang menunggak alias telat bayar iuran peserta maka status kepesertaannya akan dihentikan sementara, sampai peserta melunasi tunggakan yang belum dibayar.

Ketika status bpjs dihentikan karena telat bayar iuran maka peserta tidak bisa menggunakan kartu BPJS nya untuk berobat. Sehingga, peserta harus melunasi tunggakannya terlebih dahulu untuk bisa digunakan lagi.

Sejak September 2018, Pemerintah telah menetapkan peraturan baru bagi peserta yang menunggak bayar iuran yaitu tertulis dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018, pasal 42 nomor 3.

Peserta yang menunggak bayar iuran maka status kepesertaannya akan dihentikan sementara dan statusnya akan diaktifkan lagi jika peserta telah melunasi tunggakan iuran tersebut.

Jika peserta menunggak lebih dari 2 tahun, maka tunggakan yang harus dibayar paling banyak 24 bulan (dua puluh empat). Sebelumnya adanya peraturan baru ini, tunggakan yang harus dibayar maksimal 12 bulan+ 1 bulan.

Contoh Kasus :

Anda terdaftar sebagai peserta BPJS kelas 2, dan menunggak hingga 4 tahun. Maka total tagihan yang harus dibayar yaitu Iuran x 24 Bulan (Rp51.000×24) = Rp1.224.000 , jika anda telat 15 bulan maka tagihannya iuran x 15 bulan (Rp51.000×24)= Rp765.000.

loh kok harus bayar 2 tahun? Bukannya 12 bulan + 1 bulan?

Sebelumnya memang begitu, jika peserta menunggak lebih dari 1 tahun maka hanya bayar 12 + 1 saja, namun sekarang sudah dirubah.

Sesuai dalam peraturan baru yaitu Perpres nomor 82 tahun 2018, pasal 42 nomor 3 menyebutkan bahwa iuran tertunggak paling banyak 24 bulan.

Kalau telat di bawah 2 Tahun?

Masih belum mengerti?, kami jelaskan ulang. Kalau telat diatas 2 tahun maka tunggakan yang wajib dibayar maksimal 2 tahun saja, tapi kalau nunggak dibawah 2 tahun maka tunggakan yang harus dibayar sesuai dengan bulan yang tertunggak.

Baca Juga: Pindah Faskes 1


Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.