Tambal Gigi Bolong Pakai BPJS, Apakah Bisa?

Tambal Gigi Pakai BPJS

Menjaga kesehatan Gigi dan Mulut memang sangat penting dilakukan, karena ketika gigi sudah rusak alias bolong maka proses mengunyah makanan pun menjadi terganggu, belum lagi kalau sampai mengalami sakit gigi. 

Gigi yang tidak pernah dibersihkan atau tidak pernah disikat, maka kotoran dari sisa makanan yang menempel pada gigi hingga menyebabkan gigi berlubang. Sebelum terjadi maka biasakan untuk menyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidur.

Kebiasaan buruk lainnya selain malas menggosok gigi, kerusakan gigi juga dapat disebabkan karena konsumsi makanan yang salah seperti merokok, makan cukai, makan-makan bersoda, makan dan minum dalam keadaan panas atau dingin.

Gigi orang dewasa tidak bisa tumbuh lagi ketika sudah dicabut, maka dari itu banyak orang lebih memilih untuk menambal gigi yang berlubang. Gigi berlubang yang terus dibiarkan akan menyebabkan infeksi pada gusi dan menyebabkan rasa nyeri.

Apakah Tambal Gigi di Tanggung BPJS?

Perlu anda ketahui bahwa berdasarkan peraturan BPJS Kesehatan nomor 1 tahun 2014 pasal 52 ayat satu perihal layanan perawatan gigi menyatakan bahwa penambalan dan pencabutan gigi masuk kedalam layanan yang ditanggung BPJS.

Namun, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan Ketentuan yang dimaksud adalah Pasien yang ingin tambal gigi maka harus berdasarkan rujukan dari faskes 1 atau atas indikasi medis (buka atas permintaan sendiri – APS). Selanjutnya silahkan anda baca 2 jenis penambalan gigi yang ditanggung BPJS Kesehatan.

Baca : Jenis Penambalan Gigi Pakai BPJS

Jika peserta atau Pasien telah sesuai prosedur yang berlaku yaitu penambalan gigi atas dasar indikasi medis tapi tetap masih dimintai biaya maka anda dapat menyampaikan keluhan anda melalui kantor BPJS terdekat atau Call Center BPJS.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...