Kemkes Akan Bentuk Unit Aduan Khusus BPJS Kesehatan

Kementerian Kesehatan Buat Unit Pengaduan untuk Layanan BPJS Kesehatan

Kementerian Kesehatan Buat Unit Pengaduan untuk Layanan BPJS Kesehatan

Tampaknya banyak sekali masyarakat khususnya peserta BPJS Kesehatan yang mengalami keluhan dengan pelayanan rumah sakit atau faskes  untuk mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS atau keluhan untuk program JKN itu sendiri. Menyikapi hal itu Kementerian Kesehatan (Kemkes) akan segera bentuk unit layanan khusus pengaduan.

Seperti yang dilansir pada laman liputan6.com, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, mengatakan bahwa saat ini kemkes sedang membuat kurikulum modulnya agar cara penyampaiannya bagus sehingga pihak tertentu bisa memahami aturannya” ditulis Jumat (27/5/2016).

Keluhan yang dirasakan masyarakat saat ini lebih cenderung pada pelayanan kesehatan yang kurang maksimal atau kurang memuaskan. Sehingga Kementerian Kesehatan perlu melakukan evauasi regulasi dengan membentuk unit pengaduan. Terang Anjari Umarijanto selaku Kepala Opini Publik Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan yang kami kutip juga dari Liputan6.com

“Sejumlah survei eksternal (di luar BPJS) telah melakukan pengamatan langsung terhadap BPJS Kesehatan ini. Dan hasilnya sekitar 86 persen menyatakan kepuasannya. Ini berarti mereka butuh JKN, hanya saja perlu perbaikan di beberapa sisi,” ujarnya.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


10 Comments

  1. Kalau kita membayar iuran bpjs. Melalui sms BANKING. Pada Android. Bukti pembayaran nya ada di android. Lalu tdk tersimpan di Android atau terhapus. Bagaimana cara buktikan ya kepada pihak rumah sakit yg meminta bukti bayar kita terakhir. Sedangkan bukti bayar nya udah terhapus di Android atau hilang…. Mau ke bank lama antrinya….kita buka rek dikampung. Sedangkan rs di provinsi. Tuh bagaimana solusi ya agar kita tidak pulang kampung ke bank utk urus bukti setia kita.

  2. Selamat pagi petugas BPJS kesehatan dan dinas kesehatan pemerintah kota bekasi.Tolong di bantu follow up untuk Puskesmas Bintara Bekasi barat,untuk di ajarkan cara melayani masyarakat yang berobat atau minta rujukan ke dokter khusus.karena pelayanan nya sangat buruk,baru pertama saya daftar aja petugas nya sangat bengis, bukannya petugas itu seharusnya melayani masyarakat yg berobat dengan ramah ya,baru kita daftar aja sudah memberikan kesan negatif atas Puskesmas bintara itu.
    Dan pada saat di cek dokter2nya pun sangat jutek dan tidak ramah.bahkan saya yg menanya pun sampai ditunjuk tunjuk sama itu dokter,dan saya malahan disuruh pindah faskes sama itu dokter agar tidak di Puskesmas lagi,seperti itukah pelayanan.
    Saya sangat kecewa dengan pelayanan yg dilakukan oleh Puskesmas Bintara Bekasi barat,sudah banyak sekali keluhan yang saya dengar juga dari masyarakat lain di sekitaran saya,mohon dengan sangat dan hormat kepada petugas BPJS kesehatan dan dinas kesehatan kota Bekasi untuk di tindak lanjuti dan beri pengarahan kepada petugas dan dokter di Puskesmas Bintara Bekasi barat tersebut.
    Terima kasih
    Salam perubahaan

  3. tolong para teller di kantor BPJS kesehatan rawamangun yang PU (Perusahaan) diajarin tata krama, sopan santun, murah senyum, serta ajarkan ke mereka (teller) bahwa mereka (pengunjung) yang datang ke tempat tersebut untuk dilayani, bukan untuk dimarahi, menunjukkan kesewenang-sewenangan para teller tsb, dll.
    kronologinya saya datang 16 des 2016 utk mengurus penambahan peserta bpjs (anak br lahir), datang ke kantor bpjs kesehatan rawamangun, sdh masuk ruangan, antri, kemudian diambilkan oleh satpam nomor, setelah itu masuklah saya ke ruang PU (Perusahaan), mengantrilah di tmpt tsb, namun entah bagaimana setelah menunggu beberapa lama, nomor yg dipanggil sdh melewati nomor saya (yg dipanggil orang yg datang setelah saya, berdirilah saya untuk mengklarifikasi kenapa nomornya lompat, akan tetapi apa yang ditunjukkan oleh teller bpjs PU tersebut sungguh tidak menunjukkan ketidak profesionalannya, bukannya menanyakan dengan baik-baik, malah seakan-akan menuduh saya terlambat, kemudian ngotot (benar-benar buruk sikap tsb), akhirnya dengan mengalah saya duduk, baru setelah 1 atau 2 orang nomor saya di panggil kembali, dan saya mengingatkan ke teller tsb agar sistemnya di cek. (sungguh pelayanan teller yang buruk). HARUS DI FOLLOW UP berita ini, demi kebaikan sistem pelayanan bpjs kedepannya.thx

  4. Kok baru akan bentuk tim audit aduan, kan mestinya sudah difikirkan sebelum/saat merubah ASKES ke BPJSKes
    Sejauh ini semua peserta kebanyakan resah dibuatnya sudah bayar tapi pelayanannya tidak sesuai
    Contoh saja : mau complain ke cabang jakarta selatan pasar minggu dihubungi susah, telepon gak pernah dijawab/diangkat baik melalui 021-7946321 atau 08128415147 (tidak aktif)
    Saat ini program bpjs-admin untuk men-download laporan rincian tagihan iuran juga sedang bermasalah
    Menurut call center katanya ada perbaikan dari IT tapi tidak juga ada pemberitahuan sampai kapan selesai sedangkan kami butuh data tersebut untuk memotong gaji pegawai/peserta yg sudah dibayarkan
    Satu lagi : Contact/Hubungi kami pada web site BPJS Kesehatan kayaknya sengaja tidak difungsikan supaya segala keluhan peserta tidak bisa masuk, buktinya selalu error.

    Terima kasih semoga keluhan ini menjadi acuan untuk perbaikan di kemudian hari dan menjadi pelayanan yang terbaik bagi warga masyarakat yang sudah membayar dan mendukung program BPJS Kesehatan

  5. Bu saya mau mengadu…beberapa hari yg lalu saya berobat ke fakes 1…saya peserta BPJS kelas 2 dan saya mau memberikan keluhan saya..dan dokter meminta saya mau di usg atau tdk…dgn catatan usg tdk di tanggung bpjs dan saya mau utk di usg dengan membayar 100rb…sblum usg saya brtanya pada dokternya,dokter spesialis kandungan SPOG ya jawabnya dokter saya bukan ahli kandungan bu,saya dokter umum tp saya uda belajar tentang membaca hasil usg dan setelah di usg hasilnya ada kista di bagian perut kiri saya tepaty di tuba…dan setelah saya tnyak dok apakah ni perlu diobati atau di rujuk ke RS besar atau tdk…jawabn dokter bikin saya tercengang…beliau kata ini tidak perlu di obati bu…ini bisa hilang kapan aja dan kalau pun dirujuk buat apa…tidak akan ada hasilnya juga…ni hnya menunggu per 2 bulan ni jika membesar maka baru akan di rujuk utk melakukan operasi….apakah kista yg saya derita ni hrs nunggu membesar atau menunggu kesehatan saya memburuk baru ada penanganan serius/rujukan ke RS….sedangkan saya sangat merasakan sakit luar biasa bagian pinggul n perut kiri saya…dan membuat saya tdk menerima nya lagi…saya tdk di beri obat apapun dari beliau….ini kah pelayanan BPJS…sungguh mengecewakan….

  6. ass…. sekarang susah berobat ke dr spesialis, mau berobat ke dr spesialis harus sakit parah dulu baru bisa, lebih parah lagi masuk IGD harus sakit parah juga sakit ringan ga usah masuk IGD malah harus bayar, ke ppk 1 harus nunggu jam kerja sedangkan sakit ga kenal jam kerja, parah tolong yg berwenang dalam hal ini tolong di koreksi jangan kita bayar tp berobat sulit harus keluar uang juga kan kita sudah byr tiap bulan, trimakasih dan mohon menjadi periksa.

  7. Saya kecewa dgn rmh sakit yg dirujuk kpd saya sangat dipersulit padahal saya bayar kls 1 mreka tetap tdk mau menerima dgn alasan saya sblm nya terdaftar sebagai pasien umum. Jd saya tdk bs menggunakan bpjs di rumah sakit tersebut. Jadi buat apa saya pny bpjs kl tdk bs digunakan pdhl untuk kepentingan kehamilan

  8. sekarang kalau bayar iuran BPJS di ATM sering error dan tdk berhasil, bagaimana kalau terlambat bayar yg bukan kesalahan peserta , karena saya ke ATM daritgl 3 nopember dan setiap hari cek ke atm tapi selalu gagal……mohon solusinya

  9. assalamuallaikum,dulu kan saya pernah daftar bpjs keluarga berhubung keadaan kami kepepet buat makan aja kurang kami tidak bisa meneruskan mengangsur,sekarang kan saya sudah berkerja jd kareyawan di pt/perusahan di solo saya mau ikut bpjs perusahaan kok gak bisa ya?mbok tolong saya di bantu buat kesehatan keluarga saya

  10. Bu menteri saya mau laporkan pelayanan bpjs yang ada di runah sakit umum bima propinsi NTB yang kurang memuaskan pasien,,pada hal saya punya bpjs mandiri kelas 3 ,tapi setelah saya masuk rawat inap di RSUD BIMA PROPINSI NTB suruh masuk umum,pada hal saya sudah bayar tiap bulanya Rp 25.500 /bulanya,,untuk itu saya minta bu menteri nenegur rumah sakit yang di maksud

Leave a Reply