Telat Bayar Iuran 1 Bulan, Kepesertaan Langsung di Non-aktifkan

telat-bayar-iuran

Sesuai dengan peraturan presiden no. 19 tahun 2016 tentang jaminan kesehatan menyatakan bahwa peserta bpjs yang telat membayar iuran maka status kepesertaannya akan langsung di non aktifkan / dihentikan sementara sampai yang bersangkutan melunasi tagihannya.

Peraturan ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran para peserta dalam membayar iuran rutin setiap bulannya, jangan sampai telat. Pembayaran iuran dilakukan setiap bulan sebelum tanggal 10. Jadi sebelum tanggal 10 maka harus sudah di bayar tagihannya..

Peserta yang terlambat bayar iuran tidak dikenakan denda keterlambatan tapi ada denda jika peserta menggunakan layanan rawat inap pada 45 hari sejak status kepesertaannya diaktifkan. Penjelasan mengenai denda rawat inap silahkan baca di sini :

Baca : Denda Rawat Inap

Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta bpjs baik peserta yang terdaftar melalui perusahaan (PPU) atau peserta mandiri. Tujuannya agar peserta sadar bahwa pentingnya membayar iuran tepat waktu, pasal nya anyak peserta yang sudah pakai bpjs tapi tidak mau bayar iuran lagi setelahnya.

Aturan sebelumnya, jika peserta telat bayar iuran akan dikenakan denda 2% dari total tunggakan dan terdapat toleransi selama 3 bulan. Tapi sekarang tidak, aturan sudah dirubah. Peserta yang menunggak langsung di nonaktifkan dan tidak bisa menggunakan layanan bpjs. Untuk mengaktifkannya cukup melunasi tunggakan saja.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...
  1. Tadi saya mau bayar di inomaret, tpi katanya gk bisa harus ke kantor bpjsnya. Padahal telatnya belum 1bulan… Sedangkan saya gk tau kantor pembayaran bpjsnya d mana. Alamat saya di cikupa kab.tangerang. mohon bantuannya

Leave a Reply