Peserta BPJS Meninggal Dunia masing mendapatkan Tagihan Iuran

Peserta Meninggal Dunia
Sumber : Kontak.co.id

Berbagai cara telah dilakukan pihak BPJS Kesehatan dalam mensosialisasikan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Namun masih ada peserta bpjs yang belum mendapatkan informasi yang disampaikan, khususnya terkait dengan peraturan bagi peserta bpjs yang meninggal dunia.

Dilapangan masih banyak sekali dijumpai laporan terkait dengan tunggakan iuran yang cukup besar pada peserta bpjs kesehatan yang meninggal dunia. Ada yang telat 3 bulan, telat 5 bulan, telat 1 tahun dan bahkan ada yang 2 tahun sejak kematian peserta.

Peserta yang meninggal dunia maka kepesertaannya dapat dihentikan atau dihapus, dengan catatan keluarga dari peserta yang bersangkutan melaporan atas kematiannya. Cara melaporkan peserta yang meninggal dunia yaitu datang ke kantor bpjs dengan membawa surat kematian dari rumah sakit atau kelurahan setempat.

Karena jika tidak ada laporan dari keluarga peserta yang meninggal dunia maka bpjs tidak mengetahui bahwa peserta tersebut telah tutup usia sehingga sistem terus berjalan dan memberikan tagihan kepada peserta, jika demikian maka pihak keluarga harus melunasi tagihan tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi Eksternal dan Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi menuturkan, “besaran iuran terhitung sejak peserta meninggal bisa dikembalikan oleh pihak bank. “Memang tidak bisa langsung. Tapi itu bisa nanti oleh pihak bank,”  dilansir pada halaman prokal.co

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...


Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.