Kandungan Nutrisi pada Santan Kelapa

Nutrisi pada Santan Kelapa

Santan merupakan sebuah hasil olahan yang berasal dari buah kelapa yang sudah tua, dimana santap kerap sekali dijadikan bahan makanan untuk beberapa jenis masakan mulai dari bahan kue hingga bahan makanan berkuah santan. 

Santan dikenal memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga sebagian orang menghindari makanan yang mengandung santan, tapi tahu ngga sih ternyata santan juga memiliki beberapa kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Situs Live Strong telah melansir bahwa setiap 240 gram santar terdapat 552 kalori. Sekitar 479 kalori pada santan berasal dari lemak, sehingga kandungan lemat pada santan memang sangat tinggi sekali, maka dari itu mengkonsumsi santan sebaiknya sesekali saja.

Didalam santan terkandung 51 gram lemak jenuh dari total 57 gram lemak pada santan, angka ini menunjukan bahwa melebihi batas normal harian lemak jenuh. Selain itu santan juga mengandung 626 mg asam lemak esensial omega-6 sebanyak 626 mg.  Pada santan kemasan terdapat tulisan ‘reduced fat‘ itu artinya lemak jenuh yang terkandung pada santan telah dihilangkan.

Kandungan gizi lain berupa 13 gram karbohidrat. Termasuk pula di dalamnya 5 gram serat yang memenuhi 21% kebutuhan serat harian. Kandungan proteinnya sejumlah 5 gram, atau 11% dari asupan harian yang disarankan.

Tak terkecuali juga terdapat kandungan vitamin dan mineral pada santan. Perasan dari parutan daging kelapa tua ini kaya zat besi, yakni sejumlah 22% dari kebutuhan sehari-hari. Mengonsumsi 1 cup santan juga dapat memenuhi 110% asupan mangan harian yang disarankan.

Santan juga kaya akan magnesium, fosfor, potassium, tembaga, selenium, zinc, folat, dan vitamin C. Selain itu, di dalamnya terkandung pula vitamin E, K, B6, thiamin, niasin, kolin, asam pantotenat, dan kalsium.

Terdapat 230 kalori dalam Santan (100 gram).
Rincian Kalori: 87% lemak, 10% karb, 3% prot.

Ternyata santan tak selalu buruk bagi tubuh. Apalagi, santan merupakan bagian tak terpisahkan dari kuliner khas Indonesia. Tanpa bahan ini, beberapa hidangan rasanya jadi kurang mantap. Santan boleh saja dikonsumsi, asal jangan berlebihan. Imbangi pula dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply