Jika Tidak atau Telat Membayar Iuran BPJS?

Jika Telat Bayar Iuran BPJS

Status kepesertaan bpjs dibagi berdasarkan kelas dengan harga atau biaya iuran yang berbeda – beda setiap kelasnya. Bagi anda yang daftar di kelas 3 maka wajib bayar iuran sebesar Rp25.500 , bagi anda yang terdaftar di kelas 2 maka wajib bayar iuran Rp51.000 dan untuk kelas 1 wajib bayar Rp80.000

Anda dapat memilih kelas sesuai dengan kemampuan ekonomi, jangan paksakan untuk mengambil kelas yang tidak mampu untuk membayar iurannya. Karena pada dasarnya layanan yang akan diberikan untuk setiap peserta itu sama, kelas tersebut hanya membedakan untuk kelas ruang rawat inapnya saja.

Nasabah juga bisa mengajukan pindah kelas jika memang tidak cocok dengan kelas yang sudah di ambil, untuk pindah kelas syaratnya anda harus terdaftar selama 1 tahun aktif. 

Bayar iuran diwajibkan kepada seluruh peserta setiap bulan sebelum tanggal 10. Iuran yang harus dibayar sesuai dengan kelas yang dipilih. Jika peserta tidak bayar iuran maka status kepesertaannya akan di hentikan atau dinonaktifkan sampai peserta yang bersangkutan melunasi tunggakan atau tagihan iuran.

Jika tunggakan mencapai 6 bulan atau 1 tahun maka pembayaran untuk pelunasan harus dilakukan di kantor bpjs. Setelah tagihan lunas maka status kepesertaan akan di aktifkan kembali. Nasabah tidak dikenakan denda apapun karena telat bayar iura ini, hanya saja ada sanksi yaitu anda tidak diperkenankan untuk menggunakan layanan rawat inap sebelum 45 hari sejak status diaktifkan.

Jika anda menggunakan rawat inap sebelum 45 hari tersebut maka anda akan dikenakan biaya administrasi atau denda 2,5% dari biaya rawat inap. Misal : Anda sakit dan menjalani rawat inap menggunakan bpjs setelah status diaktifkan karena telat bayar iuran dengan biaya Rp10 juta , maka anda akan dikenakan biaya Rp 250.000 .

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply