Syarat pendaftaran Bayi dalam Kandungan ke BPJS Kesehatan

Syarat Bayi Daftar BPJS – Sebagai orangtua yang tinggal di Indonesia berdasaran UUD yang berlaku tentang BPJS bahwa seluruh penduduk Indonesia wajib mendaftarkan diri dan keluarga nya ke program BPJS Kesehatan milik pemerintah, bahkan bayi yang masih dalam kandungan pun sudah dapat didaftarkan.

Bagi anda orangtua yang sedang mengandung (ibu), maka anda dapat mendaftarkan bayi anda yang masih ada didalam kandungan ke program jaminan kesehatan BPJS. Baik untuk PBPU (Pekerja bukan penerima Upah) atau peserta perorangan. Kami akan bantu menjelaskan untuk syarat pendaftaran BPJS bagi bayi yang masih ada dalam kandungan.

Bayi sudah dapat didaftarkan ke BPJS ketika calon bayi sudah terdeteksi denyut jantung dalam kandungan Ibu, hal ini bisa dilihat melalui rumah sakit yang memiliki alat deteksi jantung bayi dalam kandungan sekaligus melakukan USG untuk melihat jenis kelamin bayi (jika diperlukan), kemudian minta surat keterangan dari dokter sebagai lampiran berkas untuk mendaftar BPJS.

Mendaftarkan kepesertaan calon bayi dalam kandungan sesuai dengan hak kelas perawatan ibu bayi, orangtua dapat mencantumkan data calon bayi sesuai dengan data peserta (ibu bayi) dan mengisi NIK dengan nomor KK orang tua, dan mengisi tanggal lahir bayi sesuai dengan tanggal pendaftaran saat itu.

Pendaftaran calon peserta bayi dalam kandungan selambat-lambatnya di daftarkan 14 hari sebelum bayi dilahirkan. Selanjutnya Orangtua dapat membayar iuran pertama setelah bayi dilahirkan dalam keadaan hidup.  Jaminan pelayanan kesehatan bayi berlaku sejak iuran pertama di bayar. Sedangkan untuk Perubahan data pada bayi setelah lahir selambat-lambatnya dilakukan 3 bulan setelah kelahiran bayi.

Salam Sejahtera,
PanduanBPJS.com
[email protected]

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply