Apakah Bisa Berhenti Jadi Peserta BPJS Kesehatan? INI Jawabannya !!

berhenti dari bpjs kesehatan

Banyak orang yang terbantu dan tertolong dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan terutama bagi mereka yang tidak mampu. Bagaimana tidak, ketika sakit BPJS akan menanggung biaya pengobatan di rumah sakit sampai sembuh.

Misal: Seorang peserta BPJS Kesehatan jatuh sakit, kemudian dirawat dirumah sakit selama 4 hari. Ternyata ketika dilihat billing tagihan bisa mencapai puluhan juta, namun dengan jadi peserta BPJS maka itu akan dibantu, karena memang tagline BPJS adalah dengan Gotong Royong semua Tertolong.

Gotong Royong yang dimaksud adalah seluruh Warga Negara Indonesia diwajibkan untuk ikut serta dalam program jaminan kesehatan BPJS dengan membayar iuran setiap bulan sesuai dengan kelas yang dipilih. Anda dapat memilih kelas sesuai dengan kemampuan, ada kelas 3 dengan iuran Rp25.000, ada kelas 2 dengan iuran Rp51.000 dan ada kelas 1 dengan iuran Rp80.000 per orang perbulan.

Namun kenyataannya, masih banyak yang belum daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ingin daftar BPJS hanay ketika sedang sakit untuk mendapatkan bantuan, tapi ketika sehat malah tidak ingin daftar bahkan yang sudah daftar ingin berhenti jadi peserta BPJS Kesehatan karena merasa Rugi bayar iuran setiap bulan.

Ketika seseorang merasa Rugi itu karena tidak adanya keIkhlasan, menjadi peserta BPJS adalah Ikhlas untuk saling tolong menolong melalui program yang sudah dibuat, bersyukurlah karena anda diberikan kesehatan. 

Apakah bisa berhenti dari BPJS Kesehatan?

Jawabnya BISA SAJA yaitu tidak ada cara lain kecuali dengan cara tidak perlu bayar tagihan iuran BPJS Kesehatan dan nantinya status kepesertaan akan dinonaktifkan sementara, dengan begitu kartu BPJS peserta juga tidak bisa digunakan untuk berobat. Namun peserta yang menunggak tetap memiliki tagihan maksimal 12 bulan.

Biasanya,, dapat dipastikan peserta tersebut ketika sakit akan mengaktifkan lagi jadi status kepesertaannya di BPJS Kesehatan, karena memang BPJS dibutuhkan disaat-saat seperti itu. Tapi perlu diketahui, ketika anda berobat dengan BPJS Kesehatan itu artinya anda telah dibantu oleh seluruh Peserta BPJS yang sehat. Namun sayangnya ketika anda sehat, anda keberatan untuk membantu peserta lain yang ternyata sedang sakit.

Pada intinya, program BPJS Kesehatan mewajibkan seluruh masyarakat untuk daftar menjadi peserta BPJS Kesehatan mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua. Daftarlah menjadi peserta BPJS dengan memiliki kelas sesuai kemampuan, apabila tetap tidak mampu maka ada solusi lain yaitu dengan menjadi Peserta PBI (penerima bantuan iuran).

Karena menjadi kewajiban maka Status peserta tidak dapat berhenti atau dicaput sampai kapanpun selama anda masih menjadi warga negara indonesia, dan memiliki kewajiban untuk bayar iuran setiap bulan, jika peserta yang bersangkutan tidak bayar iuran maka status akan dinonaktifkan sementara. Untuk mengaktifkannya kembali cukup bayar tagihan iuran bulan yang belum dibayar. Kecuali jika peserta meninggal dunia maka status kepesertaannya bisa dihapus.

Baca Disini: Peserta BPJS Kesehatan Meninggal Dunia

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...