Apakah Alat Bantu Kacamata ditanggung BPJS Kesehatan?

Apakah anda mengalami gangguan pengelihatan? jika ya maka periksakan mata anda pada dokter spesialis mata, untuk mengetahui gangguan kesehatan apa yang ada pada mata anda. Apakah anda menderita penyakit katarak, gangguan rabun dekat, atau rabun jauh yang banyak orang bilang plus minus.

Khusus untuk peserta bpjs, akan mendapatkan layanan alat bantu kacamata dari BPJS Kesehatan, agar kacamata dapat ditanggung bpjs, peserta supaya mengikuti prosedur yang telah dibuat. Kacamata yang akan ditanggung BPJS adalah kacamata yang dibuat atas dasar indikasi medis.

Maka dari itu untuk bisa mendapatkan layanan alat bantu kacamata dari Bpjs, anda harus berobat terlebih dahulu ke faskes 1 (seperti : Puskesmas atau Klinik), jika memang anda harus dirujuk maka faskes 1 akan memberikan surat rujukan kepada anda untuk berobat ke rumah sakit (dokter spesialis mata).

Kemudian peserta dapat meminta surat rekomendasi dari dokter untuk pembuatan kacamata menggunakan BPJS sekaligus bukti hasil pemeriksaan kesehatan mata. Layanan alat bantu kacamata akan diberikan kepada peserta 2 tahun sekali, jadi anda tidak bisa ganti kacamata lebih dari 1x selama 2 tahun, untuk itu jaga baik – baik kacamata anda jangan sampai rusak.

BPJS Kesehatan akan menanggung biaya kacamata untuk beberapa ketentuan ukuran kacamata, yaitu :

  • Untuk lensa spheris, minimal 0.5 Dioptri;
  • Untuk lensa silindris minimal 0.25 Dioptri.

Besarnya tanggungan yang akan diberikan BPJS untuk pembuatan alat bantu kacamata sesuai dengan kelasnya, untuk kelas 3 akan diberikan jamianan Rp 150.000, untuk kelas 2 akan dibeirkan jaminan Rp200.000 dan untuk kelas 1 peserta akan mendapatkan jaminan sebesar Rp 300.000 , jika ternyata harga atau biaya kacamata lebih dari biaya tanggungan maka lebihnya menjadi tanggungan pribadi.

Anda dapat mengirimkan Pertanyaan - Pertanyaan Seputar BPJS Kesehatan di DISINI...




loading...

Leave a Reply